KALTIMPOST.ID-Konsistensi PB Cahaya Indonesia dalam pembinaan usai dini, membuat klub ini percaya diri.
Menurunkan kekuatan di Sirkuit Nasional (Sirnas) C Bayan Open 2026, klub asal Balikpapan itu optimistis menyabet medali di kategori kelompok umur.
Pelatih PB Cahaya Indonesia Ramdani menjelaskan, sejak awal pembinaan memang difokuskan pada kategori usia dini.
“Dari awal memang dari atlet yang kecil-kecil, karena kami fokusnya untuk menyiapkan bibit atlet asli Kalimantan. Nantinya kalau mereka konsisten, hasilnya juga baik ke depannya. Siapa tahu rezekinya bisa ke Pelatnas atau main di panggung di internasional,” jelasnya, Senin (24/8).
Baca Juga: Karhutla Melanda Muara Muntai Kukar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Lahan Gambut
Untuk itu, PB Cahaya optimis bisa meraih peluang medali di nomor yang diikuti, yakni pemula dan remaja.
Hal itu tak lepas dari prestasi yang diraih pada gelaran Bayan Open 2023, di mana mereka bisa memboyong medali perak di nomor usia dini putri.
Di sisi lain, klub yang berdiri sejak 2022 ini tak menampik ketatnya persaingan di Bayan Open tahun ini. Meski menarget raihan medali, tentu saja semua hasil tetap bergantung pada performa atlet.
“Jadi semua nomor tanding ada peluangnya, tergantung anak-anak ini mereka harus siap mental terutama saat sudah di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Ramdani bersyukur pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) atlet tahun ini sudah berjalan. Sehingga, mereka punya kesempatan untuk bersaing dengan atlet-atlet level nasional.
“Untuk Bayan tahun ini harapan kami, dari tim pelatih mau pun tim manajemen, ada atlet yang tembus final, insyaallah mudah-mudahan,” pungkas dia. (rd)
Editor : Romdani.