BALIKPAPAN – PB Djarum kembali menunjukkan dominasinya di ajang bulu tangkis nasional. Klub asal Kudus, Jawa Tengah, itu sukses mempertahankan gelar juara umum Sirnas C Bayan Open 2026 yang berlangsung di Balikpapan.
PB Djarum menutup turnamen dengan koleksi empat medali emas, dua perak, dan enam perunggu. Hasil tersebut mengulang pencapaian mereka pada Bayan Open tahun lalu, ketika PB Djarum juga keluar sebagai juara umum dengan raihan empat emas.
Posisi kedua ditempati PB Jaya Raya Jakarta dengan tiga emas, empat perak, dan 7½ perunggu. Sementara PB Mutiara Cardinal Bandung berada di peringkat ketiga dengan tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.
Baca Juga: Costa Padel Tournament Balikpapan Resmi Bergulir, 193 Tim Berebut Gelar Juara
Manajer PB Djarum Mirabelle Gracecia Kondang mengaku bangga dengan pencapaian para atletnya. Menurut dia, hasil tersebut menjadi buah dari kerja keras atlet, meski persiapan mereka dihadapkan dengan padatnya agenda pertandingan.
“Memang atlet yang kami bawa tidak banyak, karena beberapa juga ikut kejuaraan lain. Tapi anak-anak bisa membuktikan kalau mereka bisa akhirnya menyabet empat emas,” kata Mirabelle.
Meski berhasil mempertahankan gelar, Mirabelle menyebut capaian tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan target tim. Masih ada sejumlah nomor yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih dalam persiapan berikutnya.
Apalagi, sebagian atlet yang diturunkan di Bayan Open 2026 merupakan pemain pelapis kedua dan ketiga yang dipilih berdasarkan pertimbangan tim pelatih.
Namun, para pemain tersebut justru mampu memberikan kejutan dengan merebut gelar juara.
“Walaupun ini pelapis kedua atau pelapis ketiga, anak-anak sendiri yang akhirnya membuktikan hasilnya bahwa mereka pun bisa menjadi juara di sini,” ujarnya.
Setelah Bayan Open 2026, PB Djarum akan kembali menghadapi agenda besar. Mereka dijadwalkan tampil pada Sirnas A dan Piala Raja di Yogyakarta.
“Setelah ini, kami akan turun ke Sirnas A dan Piala Raja di Yogyakarta. Ya, kami usahakan kita bisa sapu bersih,” tambahnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko