Porprov Kaltim 2026 Tetap Pertandingkan 64 Cabor, 5 Cabor Pakai Biaya Mandiri

Eko Pralistio • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 17:23 WIB
Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum, bersama lima cabang olahraga menggelar konferensi pers terkait lima cabor yang bertanding di Porpor VIII Kaltim 2026. (FOTO/EKO PRALISTIO)
Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum, bersama lima cabang olahraga menggelar konferensi pers terkait lima cabor yang bertanding di Porpor VIII Kaltim 2026. (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kepastian jumlah cabang olahraga (cabor) yang bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 akhirnya mulai terurai.

Lima cabor yang sebelumnya tak masuk dalam usulan pertandingan Porprov akhirnya tetap akan bertanding. Namun, kelima cabor tersebut harus mengikuti pertandingan dengan biaya mandiri.

"Jadi, dari panitia besar Porprov kan memang mengusulkan 59 cabor, dan 5 cabor itu tidak masuk dalam usulan mereka. Cuma kita dari KONI tetap berupaya agar ke-64 cabor itu bisa bertanding semua," kata Ketua KONI Kaltim Anderiy Syachrum, Selasa (8/9).

Lima cabor tersebut adalah Korfball Indoor, Ski Air, Barongsai, Pentanque, dan Woodball. KONI Kaltim kemudian melakukan komunikasi dengan Pemprov Kaltim agar kelimanya tetap bisa berpartisipasi.

"Teman-teman dari lima cabor ini berbesar hati dan mereka tetap ingin ikut serta dalam Porprov itu dengan biaya mandiri," ujarnya.

Anderiy menilai, kesediaan bertanding dengan biaya mandiri menunjukan komitmen mereka dalam berpartisipasi pada ajang Porprov tersebut.
 
"Alhamdulillah, dengan kebesaran hati kawan-kawan, mereka tetap ikut bertanding meskipun dengan biaya sendiri. Dan itu sangat-sangat luar biasa," tuturnya.

Meski lima cabor harus menggunakan biaya mandiri, KONI Kaltim masih mengupayakan agar honor perangkat pertandingan tetap bisa ditanggung.

Sebab, pada skema awal untuk 64 cabor, honor perangkat pertandingan memang telah masuk dalam pembiayaan. 

Karena lima cabor akhirnya tetap dipertandingkan secara mandiri, KONI berharap komponen honor perangkat pertandingan tetap diberikan.

"Kita mau di 59 cabor yang bertanding, ditambah lima yang mandiri, nah itu untuk honor perangkat itu juga mudah-mudahan bisa ditanggung semua. Itu masih kita upayakan," katanya.

Hal tersebut telah disampaikan kepada Pemprov Kaltim melalui Dispora Kaltim. KONI masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait pembiayaan tersebut.

Senada, Ketua Bidang Binpres Ski Air Kaltim, Herdiansah, mengaku sudah mulai menyusun rencana. Salah satunya menentukan venue pertandingan, yakni di Samarinda. Alasannya, adalah fasilitas serta kondisi venue yang dinilai lebih memungkinkan.

Sebenarnya, lanjut dia, Balikpapan menjadi salah satu opsi, tetapi terkendala venue. Selain itu, penggunaan perahu bermesin dikhawatirkan mencemari perairan.

"Rencana kita nanti dipertandingkan di Samarinda. Karena kalau kita jauh lagi, kita biaya lagi angkut boat lagi dan lain-lain," jelasnya.

Menurutnya, di Samarinda sudah tersedia fasilitas sehingga biaya pemindahan peralatan dapat ditekan.

"Kan kita di sini ada fasilitasnya sudah. Saya rasa untuk biayanya tidak terlalu besar kalau kita memindahkan alat-alat," ujarnya.

Herdiansah juga berharap lima cabor tetap diperlakukan sama, khususnya untuk kebutuhan perangkat pertandingan seperti juri dan dewan hakim.

"Tambahan biaya itu saya rasa ini lagi diusahakan sama KONI. Itu diperlakukan sama dengan yang namanya perangkat pertandingan," katanya.

"Perangkat pertandingan itu seperti kayak juri, dewan hakim, lain-lainnya. Kita disamakan seperti kayak 64 cabor yang sudah disetujui," sambungnya mengakhiri. (*)

Editor : Ismet Rifani
Porprov VIII Kaltim 2026 64 Cabor tetap bertanding Anderiy Syachrum Ketua KONI Kaltim