Usulan Rp 20 Miliar, Anggaran Porprov Balikpapan Hanya Rp 12 Miliar, Jumlah Atlet Terancam Berkurang

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 21:06 WIB
KONI Balikpapan menyusun skema anggaran Porprov Paser bersama perwakilan cabor.
KONI Balikpapan menyusun skema anggaran Porprov Paser bersama perwakilan cabor.

KALTIMPOST.ID-Setelah sebelumnya sempat digelar, KONI Balikpapan kembali melakukan pertemuan dengan perwakilan cabang olahraga (cabor), Minggu (13/9).

Sebanyak 20 cabor menghadiri agenda yang berlangsung di ruang rapat KONI Balikpapan tersebut.

Dalam rapat itu, Ketua KONI Balikpapan Gasali menyampaikan mekanisme anggaran yang akan dilakukan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser.

Mengingat, keterbatasan anggaran yang hingga saat ini dialami seluruh daerah, termasuk Balikpapan.

“Memang saya minta kepada seluruh cabor untuk pertemuan, membahas bagaimana persiapan kita menjelang Porprov di Paser. Harapannya agar semua pihak bisa menyamakan persepsi, apalagi terkait atlet kan yang paling tahu itu teman-teman pengurus cabor dan pelatih,” jelasnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Pembangunan Hukum, IKA UB Kaltim Gelar Audiensi dengan Kepala Kejati Kaltim

Dia menambahkan, pihaknya mendiskusikan agar apa yang menjadi harapan, yakni capaian maksimal di Porprov nanti bisa terwujud.

Sebab, hasil tersebut dapat menunjukkan bukti pembinaan olahraga kepada pemerintah dan masyarakat kota Balikpapan.

“Tentu ini semua kolaborasi KONI pemerintah, cabor dan atlet karena inilah bagian daripada prestasi yang harus kita tunjukkan,” tambahnya.

Soal skema anggaran, Gasali menjelaskan saat ini keputusan anggaran yang berasal dari APBD Perubahan 2026 yakni Rp 10 miliar. Ditambah dana pembinaan yang berada di Disparpora Balikpapan sebesar Rp 2 miliar.

Mengacu itu, dia mengaku jumlah tersebut jauh dari nominal yang sebelumnya diusulkan. Yang sebelumnya diusulkan Rp 20 miliar, untuk mengakomodasi 64 cabor dan sekitar 1.000 atlet.

Baca Juga: Listrik di Kaltim Kerap Biarpet, DPRD Desak PLN Buka Data Kondisi Pembangkit dan Cadangan Daya

“Pastinya ada beberapa mekanisme yang harus diotak-atik. Ini sudah saya sampaikan ke Disparpora juga, bahwa kalau bisa minggu ini sudah ada gambaran mekanismenya seperti apa dan berapa atlet yang harus dibawa sesuai kemampuan keuangan yang ada agar persiapan-persiapan berjalan dengan baik,” ujar Gasali.

Berbicara soal atlet, dia berkata kemungkinan zona medali bisa dimaksimalkan dengan anggaran yang ada.

Tetapi, bukan berbicara di luar dari itu tidak dibawa. Melainkan, pihaknya akan benar-benar menghitung kekuatan dengan anggaran yang ada apakah bisa mencapai juara atau tidak.

Meski memastikan tetap mengakomodasi seluruh cabor, ia tak memungkiri pengurangan bakal terjadi melihat terbatasnya anggaran yang ada.

“Nah ini yang masih coba kami otak-atik agar anggaran yang minim ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Artinya 64 tahun semua tetap diakomodir, tetapi mungkin ada pengurangan-pengurangan. Intinya lihat dulu berapa kemampuan keuangan yang ada ini untuk bisa mengakomodir berapa atlet yang dibawa nanti,” tutupnya. (rd)

Editor : Romdani.
Gasali KONI Balikpapan karhutla Kaltim penajam paser utara KONI Balikpapan Porprov Kaltim 2026