Perbasasi Balikpapan Bidik Dua Emas Porprov, Latihan Atlet Digeber Setiap Hari

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB
Tim sofbol putri Balikpapan menargetkan medali emas pada Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
Tim sofbol putri Balikpapan menargetkan medali emas pada Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persatuan Baseball dan Softball Indonesia (Perbasasi) Balikpapan menargetkan dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 Paser. Target tersebut dipasang untuk nomor bisbol putra dan sofbol putri.

Ketua Perbasasi Balikpapan Moeso Novianto mengatakan, persiapan kedua tim terus dimatangkan. Latihan digelar setiap hari, termasuk pada malam hari, sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di Porprov.

“Setiap hari kita latihan, bahkan kita latihan malam. Malam itu jam 7 sama jam 9 kita latihan,” kata Moeso.

Baca Juga: DPRD Paser Terima Raperda APBD 2027, Demokrat Soroti Penguatan PAD

Menurut Moeso, Perbasasi Balikpapan optimistis dapat meraih hasil terbaik. Pembatasan usia pada Porprov juga dinilai menjadi keuntungan bagi tim Balikpapan.

“Kalau saat ini di Perbasasi ada dua kelas yang insyaallah akan dipertandingkan, yaitu bisbol putra dan sofbol putri. Kami target juara umum, dua-duanya kita ambil,” ujarnya.

Untuk menghadapi Porprov, Perbasasi Balikpapan menyiapkan 18 atlet baseball putra dan 15 atlet softball putri. Selain menjalani latihan rutin, tim softball putri juga direncanakan mengikuti kejuaraan di Batu, Jawa Timur, pada Oktober mendatang.

Kejuaraan tersebut bakal dimanfaatkan sebagai ajang try out untuk mengukur kemampuan sekaligus melihat sejauh mana kesiapan tim sebelum tampil di Porprov.

Moeso menyebut hasil babak kualifikasi sebelumnya turut menjadi modal bagi tim softball putri. Saat itu, tim Balikpapan mampu mencapai babak final dan meraih medali perak. Namun, persaingan yang dihadapi masih melibatkan atlet dengan kelompok usia lebih senior.

“Di BK itu putri final, dapat perak. Yang putri itu di peringkat empat, cuma kemarin kan posisinya dibagi pool. Dan masih ada usia U30, jadi kita yang putri itu masih melawan yang senior-senior,” jelasnya.

Baca Juga: Motor Sport Raib di Parkiran Kafe Samarinda, Tiga Pelaku Curanmor Bernasib Begini

Di tengah persiapan, Perbasasi Balikpapan masih menghadapi kendala terkait peralatan. Moeso mengatakan, peremajaan peralatan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan karena dalam beberapa tahun terakhir belum dilakukan secara optimal.

“Pasti peralatan. Kita tidak pernah lagi, di periode saya itu tidak pernah ada peremajaan alat,” ungkapnya.

Keterbatasan anggaran membuat kebutuhan peralatan sementara diupayakan secara mandiri melalui cabor dan klub. Langkah tersebut dilakukan agar persiapan atlet tetap berjalan tanpa terlalu membebani KONI di tengah efisiensi anggaran.

Ke depan, Perbasasi Balikpapan berharap dapat menjadi tuan rumah Porprov berikutnya. Menurut Moeso, kesempatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan olahraga bisbol dan sofbol, terutama dalam peningkatan fasilitas yang saat ini masih terbatas.

“Kita berharap berikutnya tuan rumah untuk Porprov berikutnya. Karena dengan menjadi tuan rumah, kita juga bisa mendapatkan keuntungan yang besar, terutama untuk fasilitas yang nanti akan disiapkan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Perbasasi Balikpapan Bisbol Balikpapan Sofbol Balikpapan Porprov Kaltim