Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PERSIBA vs PERSIJAP Sore Ini, Tuan Rumah Menolak Menyerah

Erwin D. Nugroho • Sabtu, 27 Januari 2024 | 16:17 WIB
WAJIB POIN: Sunday Song Longji dkk menargetkan kemenangan saat Persiba menjamu Persijap di Stadion Batakan sore ini. ANGGI PRADITHA/KP
WAJIB POIN: Sunday Song Longji dkk menargetkan kemenangan saat Persiba menjamu Persijap di Stadion Batakan sore ini. ANGGI PRADITHA/KP

Persiba Balikpapan masih berjuang hingga titik darah penghabisan. Salah satunya pada laga sore ini (27/1), menjamu Persijap Jepara di Stadion Batakan.

BALIKPAPAN - Langkah skuad berjuluk Beruang Madu ini memang cukup berat. Terlebih, kekalahan di dua laga terakhir, membuat para pemain begitu terpukul.
Pelatih Persiba Rudy Eka Priyambada menyebut, peluang untuk unggul sebenarnya ada saat berlayar di kandang Sulut United. Hanya, nasib baik belum berpihak pada mereka. Bicara soal laga hari ini, ia berkata, bisa jadi partai terakhir mereka di Liga 2.
“Tetapi saya berharap masih ada mukjizat dan keberuntungan untuk kami. Setidaknya kami harus fokus memetik poin,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga berharap laga antar Sulut United dan Persipa Pati, bisa dimenangkan oleh Pati. Dengan begitu, seluruh tim masih punya peluang termasuk Persiba karena poin seluruh tim punya selisih tipis.
Lebih lanjut, Rudy menekankan bahwa timnya mesti fokus pada laga kali ini. Bagaimana caranya mereka bisa memenangkan pertandingan. Mereka kerap unggul lebih dulu, namun kebobolan oleh lawan disebabkan menurunnya konsentrasi.
Terkait strategi, Rudy mengakui banyak hal yang menjadi catatan dan pembelajaran dari laga sebelumnya. Salah satunya, mencadangkan Sunday Song Longji di babak pertama.
Diakuinya, hal ini dilakukan dengan maksud agar para pemain muda bisa lebih dulu menunjukkan kekuatannya di lapangan. Faktanya, ia menyadari strategi untuk menyimpan sang striker asing di babak kedua malah jadi bumerang
“Jadi saya rasa, Longji tidak bisa jadi pengganti. Dia memang harus main sejak awal,” kata dia.
Mewakili pemain, Habibi optimistis dan menganggap tidak ada yang tidak mungkin di setiap pertandingan. Untuk dua pertandingan terakhir, ia menyebut, pihaknya akan habis-habisan. “Walaupun peluang Persiba untuk lolos cukup kecil, tapi kami optimistis kami bisa memberikan yang terbaik,” yakinnya.
Di kubu Persijap Jepara, pelatih Alfiat mengaku sangat siap menghadapi Persiba dengan strategi mereka. “Semoga taktik yang kami latih ini bisa berjalan dengan baik,” harapnya.
Dia juga menyebut, timnya belum bisa berbangga diri. Menurutnya, mereka belum bisa dipastikan lolos dan masih butuh satu poin agar berada di posisi aman.
Karena itu, lanjutnya, anak-anak tetap harus fight bermain hari ini. Bahkan baginya, partai ini yang bakal menjadi penentu lolos atau tidaknya mereka.
Di samping itu, terpuruknya Persiba usai kalah beruntun dan berada di dasar klasemen sementara, disebutnya tidak menjadi patokan untuk mereka dapat unggul. Yang jelas siapa pun lawannya, laga hari ini bakal dianggap laga final supaya bisa bermain habis-habisan.
Sejatinya, kata Alfiat, semua tim masih memiliki peluang untuk lolos, termasuk Persiba. Walaupun tipis, tidak ada yang tahu bagaimana sang pelatih bakal meramu timnya tersebut. “Kami belum aman, Sulut juga belum aman. Makanya laga kali ini bisa jadi penentu nasib semua tim,” tutupnya. (er/k16)

 

Reporter: OKTAVIA MEGARIA
oktaamegaa@gmail.com

Editor : Erwin D. Nugroho
#persiba baikpapan