Tak Ada Keajaiban, Persiba Balikpapan Akhirnya Terjun ke Liga 3
Erwin D. Nugroho• Minggu, 28 Januari 2024 | 16:13 WIB
TIDAK ADA KEAJAIBAN: Kekalahan 2-4 dari Persijap Jepara di Stadion Batakan memastikan Persiba Balikpapan turun kasta. ANGGI PRADITHA / KP
Stadion Batakan jadi saksi, akhir dari perjalanan Beruang Madu di Liga 2. Kekalahan dari Persijap Jepara Sabtu (27/1), memastikan Persiba terdegradasi ke Liga 3.
BALIKPAPAN – Perjuangan Persiba Balikpapan di Liga 2 resmi terhenti di musim ini. Mirisnya, langkah terakhir skuad berjuluk Beruang Madu berakhir di rumah sendiri, usai kekalahan atas Persijap Jepara 2-4, Sabtu (27/1).
Laga ini jadi puncak petaka hasil catatan buruk Beruang Madu sejak babak penyisihan di awal musim. Diketahui, Persiba memang menghuni dasar klasemen Grup 4 Liga 2 musim 2023/2024. Terdampar di babak playoff degradasi, nyatanya tak mampu mengubah hasil akhir.
Terkait hasil hari ini, Pelatih Persiba Balikpapan Rudy Eka Priyambada mengucapkan permohonan maaf kepada para pendukung Persiba. Nyatanya, ia juga gagal mengubah komposisi cara bermain.
Turut disayangkannya, di babak pertama Persiba malah mengoleksi kartu merah, lewat pelanggaran yang dilakukan Ibnu Mareza. Tak sampai di situ, para pemain bahkan melewatkan banyak peluang untuk mencetak gol.
“Jadi, saya mohon maaf sekali dengan hasil seperti ini. Ya, saya siap menunggu konsekuensi dari manajemen apabila ingin mengcut saya. Saya siap dievaluasi,” tegasnya.
Menyisakan satu pertandingan bersua Persipa Pati, Rudy tak menjamin masih akan menangani Persiba. Menurutnya, kalah tiga kali beruntun merupakan aib tersendiri. “Intinya, saya serahkan kembali lagi ke manajemen,” tambah dia.
Permintaan maaf ini turut disampaikan oleh gelandang Persiba, Salmani. Ia meminta maaf sebesar-besarnya, membawa tim ke zona yang tidak baik. “Kami dari awal sampai akhir sudah berjuang mati-matian, tapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan,” tuturnya.
Berbanding terbalik, Pelatih Persijap Jepara Alfiat mengaku sangat puas atas performa anak asuhnya. Mengantongi tiga poin penuh, membuat posisi mereka aman dan dipastikan bertahan dengan total 12 poin.
Keberhasilan ini, kata dia, tak lepas dari kerja keras para pemain yang sejak awal hingga akhir pertandingan berjuang mati-matian.
“Kuncinya kerja keras. Alhamdulillah anak-anak bermain disiplin dan hasilnya kami bisa dapat tiga poin. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Jepara atas doa dan dukungannya. Semoga ke depannya kami bisa lebih baik lagi,” ucapnya.
Selanjutnya, ia menyebut komposisi pemain saat ini bakal dipertahankan untuk melakoni laga terakhir bersua Sulut United. Terlebih, mereka bakal bermain di kandang, sehingga dipastikan timnya bakal totalitas.
“Kami tidak ingin mengecewakan masyarakat Jepara, jadi tentu saja kami akan bermain all out,” pungkasnya. (tom)