Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PBSI Kaltim Maksimalkan Sistem Informasi

Eko Pralistio • Rabu, 1 Mei 2024 | 06:29 WIB
Pengprov PBSI Kaltim menyusun program kerja, termasuk persiapan menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumut.
Pengprov PBSI Kaltim menyusun program kerja, termasuk persiapan menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

SAMARINDA–Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim menggelar Musyawarah Kerja 2024. Agenda ini menjadi dasar untuk menyusun program sekaligus melakukan evaluasi dari target yang belum tercapai. Selain itu, musyawarah kerja ini juga membahas penerapan sistem informasi terpadu dengan pengurus pusat.

Sekretaris PBSI Kaltim Sumaryadi Sulaiman mengatakan, penerapan sistem informasi memudahkan Pengprov PBSI Kaltim dalam urusan administrasi saat ingin atlet dalam kejuaraan nasional. Sekaligus untuk mencegah terjadinya pencurian umur. "Sebab, di cabor bulu tangkis tolok ukur kelasnya bukan berat atau tinggi badan, tapi usia. Jadi, sistem informasi tersebut bisa dijadikan rujukan dan mencegah terjadinya pencurian umur," sambungnya.

Pun dengan torehan poin setiap atlet yang terus mengikuti kompetisi. Dari sistem tersebut, data perolehan poin mereka akan dilihat. Nah, untuk mendaftarkan diri ke sistem informasi pun ada syaratnya. "Salah satunya atlet tersebut harus terdaftar dulu di klub. Selain itu, klub tersebut harus ada SK (surat keputusan) dari PBSI Kaltim. Namun, jika klub tersebut belum terdaftar, mereka bisa mengurusnya dengan beberapa persyaratan. Di antaranya, struktur organisasi, susunan pelatih dan atlet, dan lain sebagainya,” terangnya.

Apalagi, kata dia, cabor bulu tangkis kerap menggelar kejuaraan nasional. Sistem informasi ini berkaitan dengan syarat mengikuti kejurnas tersebut. "Misalnya ada atlet yang hendak ikut kejurnas yang diselenggarakan PBSI. Maka, kita bisa melihat atlet tersebut sudah terdaftar belum di klub dan klub tersebut sudah ada SK-nya atau belum. Kalau belum bisa mendaftar. Selain itu, saat PON, bisa diketahui domisili atlet yang bersangkutan,” pungkasnya. (k8)

Editor : Ery Supriyadi
#Sistem Informasi