BALIKPAPAN - KONI Kaltim melakukan kunjungan ke Polda Kaltim, Jumat (3/5). Agenda ini merupakan silaturahmi pengurus sekaligus membahas izin atlet dan pelatih yang bertugas di kepolisian.
Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras didampingi pengurus lainnya, bertemu langsung dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto. Hasil pertemuan ini pun disambut baik Kapolda, yang juga memberi dukungan penuh pada pelaksanaan pemusatan latihan daerah (pelatda) sebagai persiapan PON XXI/2024 Aceh dan Sumatra Utara (Sumut).
Selepas pertemuan, Rusdiansyah Aras menjelaskan maksud kedatangan mereka kepada Kapolda Kaltim. Yakni meminta dukungan dan perhatian, mengingat ada 14 anggota kepolisian yang bergabung dalam pelatda. Para atlet ini berasal dari Kutai Timur, Berau, Samarinda, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara (PPU).
Dari 14 anggota kepolisian ini, lanjut dia, terdiri dari 13 atlet dan 1 pelatih. Disebutkan, mereka punya prestasi yang cukup dipertimbangkan di babak kualifikasi (BK) PON, yang juga peraih medali emas, perak, dan perunggu.
“Kami berharap mereka jadi kekuatan kami nanti di Aceh dan Sumut. Karena memang yang harus kami lakukan adalah meminta izin, makanya harus datang ke Pak Kapolda Kaltim langsung untuk meminta perhatian beliau,” jelasnya.
Rusdi menambahkan, Kapolda Kaltim memberi respons baik dan berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya. Tidak ada masalah sepanjang atlet bersangkutan tidak memegang jabatan.
“Karena kalau pegang jabatan, itu harus ditanggalkan dan bergabung ke pelatda. Kalau tidak, ya tinggal gabung saja. Tidak ada masalah,” tambahnya.
Komandan Pelatda KONI Kaltim Ego Arifin menambahkan, pelatda terus jalan seperti yang sudah dicanangkan. Meski begitu, selama pelaksanaannya memang ada beberapa atlet yang tertunda untuk bergabung, khususnya mereka yang bertugas di TNI-Polri.
Akan tetapi, di luar dari itu, lanjut dia, selama para atlet pekerja ini mendapatkan dispensasi dari atasannya, tetap mengikuti kegiatan pelatda seperti yang lain.
“Pelatda memang sudah berjalan dua bulan dan intensitas latihannya sudah semakin tinggi,” sebutnya.
Ke depan, kata Ego, tentu diharapkan dengan dispensasi yang sudah dikeluarkan, seluruh atlet dari 59 cabang olahraga (cabor) bisa bergabung di pelatda. Yang berpusat di Samarinda, dan ada pula yang terlaksana di Berau, Balikpapan, hingga Kutai Timur.
“Insyaallah, target yang kita inginkan yakni masuk lima besar di PON edisi kali ini bisa diwujudkan bersama,” tutupnya.(k16)
Editor : Ery Supriyadi