Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kaltim Menuju PON XXI Aceh-Sumut: Dua Pelari Latihan di NTT

Doni Aditya Haryono • Minggu, 21 Juli 2024 | 19:17 WIB

MATANGKAN PERSIAPAN: Irma Handayani (kaos hitam) melakukan latihan di lintasan lari Stadion Oepoi, Kupang NTT. (FOTO: IST)
MATANGKAN PERSIAPAN: Irma Handayani (kaos hitam) melakukan latihan di lintasan lari Stadion Oepoi, Kupang NTT. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Cabang Olahraga (cabor) atletik Kaltim berupaya keras untuk meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut September mendatang. Menarget satu emas, saat ini empat atlet atletik melakoni latihan terpisah.

Dua pelari nomor jarak jauh memilih Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tempat pemusatan latihan. Sementara nomor lempar martil berfokus di Samarinda. Sedangkan satu nomor lainnya yakni Dasalomba yang diikuti Gayus Simbuang memilih pemusatan latihan di Bandung.

Khusus nomor jarak jauh yang digawangi Irma Handayani dan Nefriana Ariance Daik saat ini sedang fokus peningkatan waktu di NTT. Sejauh ini keduanya menunjukkan progres menjanjikan. Hal itu diutarakan pelatih Ferly Marince. 

Dia mengatakan saat ini atletnya mulai menjaga kondisi atletnya menuju PON yang 48 hari lagi digeber.

“Perkembangan sudah cukup pesat. Mudah-mudahan dengan waktu yang tersisa ini masih bisa ada tambahan perbaikan waktu,” terang Ferly.

Pemilihan NTT sebagai tempat pemusatan latihan bukan tanpa alasan. Ferly menyebut bahwa di NTT cuacanya relatif lebih mirip dengan tempat pertandingan atletik di PON nanti. 

Kemudian, venue atau trek latihan yang ada di NTT diakuinya lebih variatif.

"Sementara kalau kami di Samarinda saja, paling hanya di stadion dan lintasan aspal, dan ini sangat rawan cedera," ucap Ferly.

Selain itu, NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki pelari andal. Walhasil, memudahkan pelatih dalam mencari lawan tanding untuk mengukur catatan waktu. Di PON nanti atletik menarget satu emas. 

"Emasnya kami targetkan dari nomor 3.000 meter," tutup Ferly. 

 

Editor : Uways Alqadrie
#PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara