KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Gelaran akbar olahraga nasional kembali bergulir. Kali ini, ajang yang sepenuhnya dikhususkan untuk cabang bela diri siap membuka lembaran baru dalam sejarah olahraga Indonesia.
Kudus, Jawa Tengah, akan menjadi tuan rumah PON Bela Diri I pada 11–26 Oktober 2025 mendatang. Persiapan menuju event perdana ini pun berlangsung intens, tak terkecuali bagi Kalimantan Timur (Kaltim) yang datang dengan semangat juang tinggi.
Baca Juga: Hasil Tornado FC vs Persiba Balikpapan 2-0: Laskar Badai Pantura Sukses Lanjutkan Kemenangan
Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman secara resmi membuka kegiatan Chief de Mission (CdM) dan Delegation Registration Meeting (DRM) pada Minggu (5/10). Kegiatan ini menjadi momentum pemantapan administrasi sekaligus ajang verifikasi akhir bagi seluruh kontingen dari 33 provinsi.
Kaltim sendiri mengirim perwakilan melalui Ketua KONI H Rusdiansyah Aras dan Wakil Ketua I Ego Arifin. Ego memastikan seluruh berkas dan data atlet hampir tuntas tanpa kendala berarti.“Masih ada dua atlet yang melengkapi administrasi, tapi secara teknis semuanya sudah masuk dan tidak ada masalah,” tegasnya.
Kontingen Benua Etam kali ini membawa kekuatan besar: 207 orang, terdiri atas 156 atlet, 41 pelatih, dan 10 ofisial. Mereka akan turun di 154 nomor tanding dari 10 cabang olahraga, yaitu kempo, jujitsu, gulat, pencak silat, judo, wushu, taekwondo, tarung derajat, karate, dan sambo.
“Seluruh cabor sudah siap tempur. Semangat mereka tinggi karena ajang ini menjadi ukuran awal kekuatan sebelum PON XXI/2028,” kata Ego.
Dalam forum CdM dan DRM, seluruh peserta juga meninjau dua gedung milik PT Djarum yang akan digunakan sebagai venue utama. Gedung pertama bakal menampung enam cabang olahraga, sementara gedung kedua menggelar empat cabang lainnya.
Ego menjelaskan, mekanisme keikutsertaan Kaltim dalam ajang ini sama seperti pengiriman atlet ke kejuaraan nasional. “Ternyata beberapa provinsi lain juga menerapkan sistem yang sama, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat,” ujarnya.
Baca Juga: Disparpora Balikpapan Minta Panitia Gelar Rapat Pemantapan Sebelum Popda PPU
Bagi Kaltim, PON Bela Diri I bukan sekadar ajang pertandingan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengukur kualitas pembinaan atlet bela diri yang tersebar di berbagai daerah.
Dengan tekad kuat dan dukungan penuh KONI Kaltim, para atlet diharapkan tak hanya tampil maksimal di Kudus, tetapi juga membawa pulang kebanggaan untuk Benua Etam. (*)
Editor : Ery Supriyadi