KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Bumi Etam. Cabang olahraga yang masih tergolong baru ini berhasil mengharumkan nama Kalimantan Timur di pentas nasional.
Untuk pertama kalinya, tim Pickleball Kaltim meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pickleball Pelajar Junior 2025 yang digelar di DKI Jakarta pada 24–26 Oktober lalu. Kontingen Kaltim membawa pulang lima medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet muda di Kaltim mulai menampakkan hasil.
“Alhamdulillah, ini hasil dari proses panjang. Sejak 2021 kami sudah menyiapkan atlet-atlet junior di daerah. Mereka rutin ikut kejuaraan tingkat daerah, provinsi, maupun nasional,” ujar Arshaf Mansur, Binpres Pickleball Kaltim, Minggu (27/10/2025).
Dari delapan atlet yang diturunkan, Kaltim mengandalkan pemain dari empat daerah: Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Bontang, dan Balikpapan. Mereka berlaga di tiga nomor pertandingan, yakni tunggal putra-putri, ganda putra-putri, serta ganda campuran.
Dalam ajang yang diikuti sepuluh provinsi, termasuk Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, dan NTB, tim Kaltim tampil dominan di hampir seluruh kategori.
“Anak-anak ini sudah berpengalaman tanding. Mereka sering ikut event di luar daerah, terutama di PPU yang rutin menggelar kejuaraan nasional. Jadi mental mereka sudah teruji,” jelas Arshaf.
Meski begitu, perjuangan mereka tidak sepenuhnya mudah. Sebagian atlet berangkat dengan biaya mandiri karena dukungan dana dari KONI Kaltim belum sepenuhnya mencukupi.
“Yang penting semangat mereka luar biasa. Sepuluh medali yang kami bawa pulang itu murni hasil kerja keras anak-anak di lapangan,” tegasnya.
Persaingan di Kejurnas berlangsung ketat selama tiga hari. Begitu final usai pada Sabtu sore (26/10/2025), rombongan Kaltim langsung kembali ke daerah. “Anak-anak harus masuk sekolah lagi hari Senin,” kata Arshaf sambil tersenyum.
Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan semata soal medali, tetapi juga bukti bahwa Pickleball Kaltim kini memiliki sistem pembinaan yang matang dan berjenjang.
“Kami sudah punya peta kekuatan lawan. Jadi kemenangan ini bukan kebetulan, tapi hasil kerja keras seluruh pengurus dan pelatih di daerah,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi