Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Format Baru PON 2028: KONI Kaltim Bergerak Cepat Menyesuaikan Arah Prestasi Nasional

Ery Supriyadi • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:21 WIB

Layar masih menjadi andalan Kaltim dalam sumbangsih medali dan berpeluang besar dipertandingkan pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara.
Layar masih menjadi andalan Kaltim dalam sumbangsih medali dan berpeluang besar dipertandingkan pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Perubahan besar dalam lanskap olahraga nasional mulai terasa. Arah kebijakan baru pemerintah pusat menuntut daerah untuk lebih adaptif dalam menata strategi pembinaan atlet, terutama dalam menghadapi kompetisi tertinggi tingkat nasional.

Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi yang cepat merespons sinyal perubahan tersebut. Persiapan dan konsolidasi program mulai diarahkan pada pembinaan yang lebih terukur, sekaligus menyesuaikan fokus prestasi menuju panggung internasional.

Baca Juga: PBFI Balikpapan Siap Gelar Balikpapan Open Body Fitness 2025

KONI Kaltim menyatakan dukungan penuh terhadap format baru PON XXII/2028 Nusa Tenggara yang hanya mempertandingkan cabang olahraga Olimpiade. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan antara Menpora Erick Thohir dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti perubahan tersebut. Ia memastikan seluruh pola pembinaan di daerah akan disebaraskan dengan arah kebijakan nasional.

“Kami mendukung keputusan itu,” ujarnya, menekankan komitmen Kaltim dalam menyesuaikan program pembinaan atlet.

Sementara itu, Menpora Erick Thohir kembali menegaskan pentingnya sinergi pemerintah dan KONI dalam membangun ekosistem olahraga yang berjenjang. Kolaborasi program menjadi fondasi utama agar pembinaan lebih matang dan selaras dengan target prestasi internasional.

“KONI dan pemerintah harus bersatu. Kita harus punya program bersama,” kata Erick.

Ia menilai penyelarasan arah pembinaan sebagai langkah strategis agar prestasi PON dapat terkoneksi dengan SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Program bersama tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi alokasi anggaran.

Erick turut mengapresiasi langkah restrukturisasi di internal KONI Pusat yang dinilai sejalan dengan agenda efisiensi Kemenpora. Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap persiapan tim nasional menuju SEA Games 2025 Thailand sebagai dasar penyusunan peta jalan besar olahraga Indonesia.

Baca Juga: KONI Kaltim Tegas Larang Mutasi Atlet dari Luar Daerah Jelang Porprov 2025, Rusdiansyah Aras; Haram Hukumnya!!!

“Mohon dukungan untuk meninjau dan mengevaluasi, agar kita bisa mulai menyusun road map besar olahraga,” ujar Erick.

Kebijakan mengerucutkan PON hanya pada cabor Olimpiade diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan, sekaligus memastikan kompetisi domestik benar-benar menjadi pijakan menuju pentas dunia. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#PON 2028 #Cabor Olimpiade #KONI kaltim #pembinaan atlet #erick thohir #format baru #koni pusat