TANAH GROGOT– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser menggelar evaluasi pelaporan dana Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan rekapitulasi medali tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Kyriad Sadurengas pada Minggu (28/12/2025).
Agenda ini dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Paser dan perwakilan dari 53 Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga. Seluruh Pengcab tersebut merupakan penerima bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata pada APBD 2025.
Ketua KONI Kabupaten Paser, Katsul Wijaya menjelaskan, evaluasi ini berfungsi sebagai instrumen pembinaan dan pengawasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penggunaan dana hibah yang dikelola cabor tetap transparan dan akuntabel.
"Pembinaan dan pengawasan ini adalah bentuk dukungan bagi Pengcab yang telah melaksanakan berbagai kegiatan olahraga sepanjang tahun 2025," kata Katsul.
Ia menekankan bahwa evaluasi ini menjadi bagian dari persiapan besar Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026. Pihaknya terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di setiap lini.
Langkah ini selaras dengan target Bupati Paser, Fahmi Fadli, yang ingin menjadikan "Bumi Etam" sebagai destinasi Sport Tourism unggulan melalui branding "Wonder of Paser". Sektor ini diharapkan mampu mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
“Kami ingin menjadikan Kabupaten Paser sebagai rujukan event olahraga, baik skala regional, nasional, bahkan internasional. Kami ingin menunjukkan bahwa Paser adalah daerah yang berprestasi dan penuh energi positif,” lanjutnya.
Melalui evaluasi ini, KONI Paser berkomitmen memastikan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event besar secara profesional. Targetnya, Porprov 2026 di Paser dapat menjadi penyelenggaraan terbaik di Kalimantan Timur sekaligus memperkuat posisi Paser sebagai daerah tujuan wisata olahraga.
Editor : Muhammad Ridhuan