KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Harapan baru bagi kebangkitan olahraga di Kabupaten Mahakam Ulu mulai menemukan titik terang. Pasca pembekuan kepengurusan, KONI Mahulu melalui tim karteker langsung bergerak cepat menyiapkan agenda penting, yakni pemilihan ketua umum definitif.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) yang digelar pada Rabu (1/4/2026) malam di Ruang Rapat KONI Kaltim. Hasilnya, Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dijadwalkan berlangsung Sabtu (4/4/2026) malam di Gedung KONI Kaltim.
Baca Juga: Resmi! Porprov Kaltim Digelar November 2026, Paser Siap Total
Rakerkab itu dihadiri Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setkab Mahulu, Kristina Tening, yang mewakili Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan. Turut hadir Kepala Disparpora Mahulu, Irawan Sanjaya.
Dari KONI Kaltim, hadir Ketua Harian Husinsyah serta Ketua Karteker KONI Mahulu, Akhmad Albert.
Forum tersebut tidak sekadar formalitas. Rakerkab menjadi titik awal pembenahan organisasi olahraga di daerah berjuluk Tana’a Urip Kerimaan itu. Selain membentuk panitia Musorkablub, rapat juga menetapkan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon ketua umum periode 2026–2030 yang diketuai Ashari Abubakar.
Sekitar 20 pengurus cabang olahraga turut ambil bagian dalam forum tersebut.
Baca Juga: 20 Ucapan Jumat Agung 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Akhmad Albert mengakui, potensi olahraga di Mahulu sebenarnya cukup besar. Namun, tata kelola pembinaan yang belum maksimal membuat prestasi belum berkembang optimal.
“Potensi kita besar, tetapi memang selama ini belum terorganisir dengan baik. Harapannya, kepengurusan definitif nanti bisa menyatukan langkah dan sejalan dengan visi misi kepala daerah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kristina Tening. Ia menilai masih ada cabang olahraga yang belum maksimal dalam pembinaan, meskipun dukungan pemerintah daerah cukup kuat. (*)
“Ke depan harus ada sinergi. Semua harus berjalan dalam koridor, dengan pengawasan Disparpora,” tegasnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Kristina juga menegaskan bahwa Rakerkab harus menjadi ruang evaluasi yang jujur sekaligus pijakan untuk menyusun program ke depan.
“Kekurangan yang ada harus diperbaiki. Program yang disusun harus konkret, terukur, dan bisa dijalankan,” katanya.
Pemkab Mahulu pun mendorong percepatan Musorkablub agar roda organisasi segera kembali normal. Langkah ini juga penting untuk memastikan kesiapan atlet menghadapi Porprov VIII Kaltim di Kabupaten Paser.
Editor : Ery Supriyadi