KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Menjelang musyawarah pemilihan Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, sejumlah cabang olahraga mulai menyatakan arah dukungan. Namun, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim memilih bersikap hati-hati dan belum menentukan pilihan.
Ketua Pengprov Percasi Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, mengatakan pihaknya masih mempelajari rekam jejak serta komitmen para bakal calon yang muncul. Beberapa nama yang mencuat di antaranya Rusman Ya’qub, Anderiy Syachrum, hingga Syahariah Mas’ud.
“Sampai saat ini kami masih mempelajari bakal calon Ketua KONI Kaltim. Tentunya, semua memiliki ruang dan kesempatan untuk mengajukan diri,” ujarnya.
Baca Juga: Bankeu Samarinda 2026 Turun Tajam, Fokus pada Asistensi dan Kepatuhan
Reza menegaskan, keputusan resmi tidak akan diambil secara terburu-buru. Percasi Kaltim akan terlebih dahulu menggelar rapat internal sebagai bagian dari mekanisme organisasi.
“Kami akan melaksanakan rapat pengurus untuk menentukan siapa bakal calon yang akan direkomendasikan sebagai Ketua Umum KONI Kaltim. Kami juga akan meminta pendapat dari pengurus cabang di kabupaten/kota, serta atlet,” tegasnya.
Menurutnya, pemilihan Ketua KONI tidak semata-mata soal popularitas atau kemampuan finansial. Lebih penting adalah komitmen dalam membina dan mengayomi seluruh cabang olahraga di Kalimantan Timur.
“Yang utama adalah komitmen calon ketua dalam membina dan mengayomi seluruh cabang olahraga, karena ketua KONI adalah orang tua bagi semua cabor,” ungkapnya.
Baca Juga: Catur Kaltim Mulai Regenerasi, tapi Ketergantungan pada Putri Masih Tinggi
Reza juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Ia menilai, pemberian penghargaan yang layak masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
“Atlet yang mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional maupun internasional berhak mendapatkan reward terbaik, termasuk pelatih dan perangkat pertandingan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi