Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

29 Daerah Hadiri Rakernas Pelti, Momentum Matangkan Program Kerja

Oktavia Megaria • Jumat, 1 Mei 2026 | 12:27 WIB
PEMBUKAAN: Rakernas Pelti resmi di buka pada Kamis (30/4) malam di Hotel Gran Senyiur Balikpapan. (OKTAVIA MEGARIA/KP)

 
PEMBUKAAN: Rakernas Pelti resmi di buka pada Kamis (30/4) malam di Hotel Gran Senyiur Balikpapan. (OKTAVIA MEGARIA/KP)  

 

BALIKPAPAN – Agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) resmi dibuka pada Kamis (30/4) malam, di Hotel Gran Senyiur Balikpapan. Berlangsung selama dua hari hingga Jumat (1/5) siang, kegiatan ini diikuti 29 pengurus provinsi (Pengprov).

Wakil Ketua Umum PP Pelti Jafar Hafsah menjelaskan, kegiatan ini merupakan forum bagi organisasi untuk memantapkan program kerja untuk tahun ini. Sekaligus menjadi evaluasi terkait program yang sudah dilaksanakan di 2025.

“Agenda ini diikuti jajaran Pelti pusat dan provinsi, tepatnya 29 Pengprov. Yang menunjukkan antusiasme dari seluruh daerah,” kata pria yang juga sebagai ketua panitia ini.

Dia berharap, agenda ini dapat melahirkan gagasan yang dapat mendorong kemajuan olahraga tenis. Sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persatuan seluruh pengurus.

“Kami selaku panitia menyampaikan terima kasih kepada semua yang berpartisipasi. Khususnya ketua Pelti Kaltim atas kesediaannya sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Baca Juga: Irigasi Kutim Belum Optimal, DPRD Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

Turut hadir, Ketua PP Pelti Nurdin Khalid, yang menjelaskan bahwa agenda ini membahas dua hal strategis, yakni evaluasi program kerja tahun 2025 serta penyusunan program kerja tahun 2026. Selain itu, forum juga mengagendakan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Tak hanya itu, dia juga menyinggung soal pembinaan usia dini yang menjadi fokus utama ke depan. Dengan konsep yang berkelanjutan dan berkesinambungan guna mencetak atlet berprestasi.

“Sekaligus kami berencana melakukan percepatan Musyawarah Nasional (Munas) untuk mencari figur ketua umum baru. Karena saya tidak melanjutkan kepemimpinan, karena ingin fokus mengabdi sebagai di Komisi VI DPR RI,” jelasnya.

Baca Juga: DBL Camp 2026 Saring Top 24, Termasuk Sean dari Balikpapan! Rebutan Wild Card Makin Sengit

Sementara itu, Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Usman Ali Mustofa, menyebutkan pihaknya kini tengah merevisi Peraturan Presiden tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Dalam revisi tersebut, cabang olahraga tenis akan dimasukkan sebagai cabang olahraga unggulan.

Ia menekankan, jangan sampai sudah menjadi cabang olahraga unggulan, tetapi tidak diikuti dengan prestasi. “Kami berharap tenis mampu meloloskan atlet ke olimpiade. Itulah alasan tenis masuk sebagai cabang prioritas,” ucapnya.

Ketua Bidang Hukum KONI Pusat Widodo Sigit Pudjianto juga menilai, tenis Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional. Dia memberi contoh capaian pada ajang SEA Games Thailand tahun lalu, di mana Indonesia berhasil meraih tiga medali emas dan enam perunggu.

“Dengan pembinaan yang tepat, prestasi tersebut harus bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tuntasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pelti #rakernas #olimpiade #balikpapan