KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat mulai mengerucut. Alsiyus dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kubar yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menutup masa pengembalian formulir pendaftaran pada Jumat (8/5/2026) pukul 17.00 Wita.
Ketua TPP Bernadus Tomy Pilli mengatakan, dari dua nama yang sempat mengambil formulir, hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas pendaftaran hingga batas akhir yang ditentukan.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Rp 20 Juta Disorot, Otoritas Bandara: Kelas Bisnis Tidak Diatur Pemerintah
“Dari dua orang yang mengambil formulir, yakni Saudara Alsiyus dan Saudari Miranda, hanya Saudara Alsiyus yang mengembalikan berkas. Sementara Saudari Miranda hingga penutupan tidak mengembalikan formulir,” ujarnya kepada awak media.
Alsiyus yang saat ini menjabat Ketua KBI Kubar maju dengan dukungan mayoritas cabang olahraga (cabor). Berdasarkan hasil verifikasi TPP, dia memperoleh dukungan dari 39 cabor.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 cabor dinyatakan memenuhi syarat dukungan. Sedangkan dua cabor lainnya, yakni Savate dan Sambo, dinyatakan tidak sah.
Dengan hasil tersebut, Musorkablub KONI Kubar dipastikan berlangsung secara aklamasi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua KONI Kubar Lidwina menyebut seluruh persiapan pelaksanaan Musorkablub hampir rampung. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Sido Dadi, Barong Tongkok.
“Musorkablub ini rencananya akan dihadiri langsung Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras,” katanya.
Kehadiran pimpinan KONI Kaltim dinilai menjadi sinyal penting bagi proses regenerasi kepemimpinan olahraga di Kutai Barat. Dengan calon tunggal, transisi kepemimpinan diharapkan berjalan lebih cepat sehingga program pembinaan atlet dapat segera disusun untuk menghadapi agenda olahraga tingkat provinsi maupun nasional. (*)