KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan memastikan dua warga negara Singapura yang sebelumnya diduga terpapar hantavirus di kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan informasi tersebut diperoleh langsung dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pemerintah Indonesia pun terus memantau perkembangan kasus sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular lintas negara.
Baca Juga: Misteri Kebakaran Rumah Anggota BPK Haerul Saleh, Polisi Temukan Cairan Mencurigakan di TKP
“WHO telah menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan kedua warga Singapura tersebut negatif hantavirus,” ujar Andi dalam konferensi pers virtual, Senin (11/5).
Meski hasil tes menunjukkan negatif, keduanya tetap menjalani prosedur pemantauan kesehatan sesuai aturan yang berlaku di Singapura sebelum kembali beraktivitas normal.
Sebelumnya, kabar dugaan paparan hantavirus di kapal pesiar sempat memicu kekhawatiran masyarakat Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pemerintah pun meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan sejumlah rumah sakit sentinel untuk memantau kemungkinan kasus serupa.Baca Juga: Polda Jambi Gagalkan Peredaran Narkoba Rp25,9 Miliar, 4 Kurir Ditangkap
Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang dapat menular melalui paparan kotoran, urine, atau air liur hewan pengerat.
Gejala awal umumnya meliputi demam, nyeri otot, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan pada kasus berat.
Editor : Uways Alqadrie