KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet judo asal Kalimantan Timur (Kaltim) di kancah internasional. Pejudo andalan Benua Etam, Adelia Aisah, sukses membawa pulang dua medali perunggu dari ajang judo bergengsi yang digelar di Vietnam.
Adelia tampil di dua kategori sekaligus, yakni kelas Junior dan Senior. Dalam kedua nomor tersebut, ia mampu bersaing ketat dengan para pejudo kuat dari Asia Tenggara dan konsisten menembus posisi tiga besar.
Di kategori Junior, Adelia harus mengakui keunggulan dua atlet tuan rumah, Luong Nhu Quynh dan Ly Thi Thuy Thin, yang masing-masing meraih emas dan perak. Adelia menempati posisi ketiga bersama atlet Thailand, Farpratan Methasuwon.
Baca Juga: Acara Lepas Kenangan SD Muhammdiyah 5 Samarinda Semarak, Luluskan 149 Siswa dan siswa
Performa serupa kembali ditunjukkan Adelia pada kategori Senior. Menghadapi lawan yang lebih berpengalaman, ia tetap tampil percaya diri dan kembali meraih medali perunggu bersama wakil Vietnam, Dong Thi Quynh.
Sementara itu, dominasi di puncak podium kembali dikuasai atlet Vietnam, yakni Luong Nhu Quynh dan Vo Thi Phuong Quynh.
Prestasi di Vietnam ini melanjutkan tren positif Adelia Aisah yang sebelumnya sukses meraih medali emas pada ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Konsistensi tersebut menunjukkan performa Adelia berada pada jalur perkembangan yang stabil.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Rusdiansyah Aras, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi internasional ini menjadi modal penting menuju target jangka panjang.
“Ini adalah modal berharga bagi Kaltim. Target kita jelas, membawa pulang medali emas judo di PON 2028,” ujar Rusdiansyah Aras.
Baca Juga: Intip Keberhasilan Zona Integritas Paser, Kemenag PPU Siap Berbenah Tingkatkan Pelayanan
Dengan waktu persiapan yang masih panjang, pengalaman bertanding di level internasional diharapkan semakin menguatkan mental dan kemampuan Adelia dalam menghadapi kompetisi berikutnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi