KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kalimantan Timur memastikan telah menuntaskan seluruh tahapan yang menjadi tanggung jawabnya menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim.
Musorprov dijadwalkan berlangsung pada Rabu (3/6) di Kadrie Oening Tower, Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Salah satu agenda utama dalam forum tersebut adalah pemilihan Ketua KONI Kaltim periode 2026-2030.
Ketua TPP KONI Kaltim Ego Arifin mengatakan, seluruh proses penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua umum telah selesai dilaksanakan. Hasil kerja tim selanjutnya akan disampaikan dalam Musorprov.
Baca Juga: Aturan Pusat Tak Wajibkan Ijazah PAUD untuk Masuk SD Tahun Ini, Bagaimana Nasib Perwali Balikpapan?
“Kami sudah menyelesaikan semua tahapan yang diamanahkan. Semuanya nanti akan dilaporkan saat Musorprov,” kata Ego di Sekretariat KONI Kaltim, Senin (1/6).
Menurut dia, TPP telah melakukan verifikasi terhadap seluruh dokumen persyaratan yang diserahkan bakal calon. Verifikasi mencakup dukungan dari pengurus provinsi cabang olahraga, KONI kabupaten/kota, badan fungsional, hingga kelengkapan curriculum vitae.
Dalam dokumen yang diterima TPP, terdapat surat dukungan dari 50 pengurus provinsi cabang olahraga, empat badan fungsional, serta 10 KONI kabupaten/kota se-Kaltim. Berkas tersebut juga dilengkapi visi dan misi bakal calon.
Meski demikian, Ego belum bersedia membeberkan secara rinci jumlah dukungan yang telah diverifikasi. Menurutnya, seluruh hasil verifikasi akan dipaparkan dalam sidang Musorprov.
Ia memastikan persyaratan minimal dukungan telah terpenuhi, yakni sedikitnya 30 persen dari total cabang olahraga anggota KONI Kaltim dan 30 persen dukungan dari KONI kabupaten/kota.
Baca Juga: Dishub PPU Tegaskan Tidak Boleh Ada Pungutan di Dalam Pasar Setelah Retribusi Utama
Kendati hanya terdapat satu bakal calon yang mendaftar, Ego menegaskan hal tersebut belum otomatis membuat proses pemilihan berlangsung secara aklamasi.
“Belum pasti. Kalau dibilang nyaris aklamasi, mungkin bisa seperti itu. Namun, penetapan bakal calon menjadi calon akan diputuskan dalam Musorprov,” tegasnya.
Pernyataan senada disampaikan anggota TPP KONI Kaltim Roni Pangajoang. Ia menegaskan tugas TPP hanya sebatas memverifikasi dan memastikan keabsahan dokumen yang diserahkan bakal calon.
“Kami hanya memastikan berkas bakal calon sah dan terverifikasi, bukan melegitimasi seseorang untuk maju dalam pencalonan,” ujarnya.
Sebelumnya, TPP menutup pendaftaran bakal calon Ketua KONI Kaltim pada Jumat (29/5). Hingga batas akhir pendaftaran, hanya Anderiy Syachrum yang mengembalikan formulir dan melengkapi seluruh persyaratan pencalonan.
Anderiy yang saat ini menjabat Ketua Pengprov Hapkido Indonesia Kaltim dan General Manager Borneo FC Samarinda menjadi satu-satunya figur yang maju dalam kontestasi Ketua KONI Kaltim periode 2026-2030. (*)
Editor : Ery Supriyadi