KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap adanya dugaan praktik suap jabatan di lingkungan Kementerian PU. Pengakuan itu disampaikannya saat menjadi bintang tamu dalam Podcast Money Honey yang ditayangkan CNN Indonesia.
Dalam perbincangan tersebut, Dody mengaku pernah menerima tawaran uang tunai bernilai puluhan ribu dolar Amerika Serikat ketika melakukan evaluasi dan pergantian pejabat di kementerian yang dipimpinnya.
Menurut Dody, uang tersebut diduga ditawarkan oleh pihak yang ingin mempertahankan posisi mereka di tengah proses penyegaran organisasi yang sedang dijalankan.
Baca Juga: Drama Visa Berakhir, Iran Resmi Berangkat ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Peristiwa itu, kata Dody, membuatnya menyadari bahwa kondisi internal kementerian tidak sepenuhnya sesuai dengan laporan yang selama ini diterimanya. Ia menilai masih terdapat praktik-praktik yang tidak sehat dalam proses pengembangan karier aparatur.
Dody menyebut sebagian oknum lebih mengandalkan cara-cara yang tidak terpuji untuk mempertahankan jabatan maupun memperoleh posisi yang lebih tinggi. Akibatnya, kompetensi dan kinerja bukan lagi menjadi faktor utama dalam menentukan jenjang karier.
Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sejak awal telah memberikan pesan khusus saat menunjuk dirinya sebagai Menteri PU. Menurut Dody, kepala negara meminta dirinya fokus melakukan pembenahan dan pembersihan di lingkungan kementerian.
Pesan tersebut sempat membuatnya terkejut. Namun seiring berjalannya waktu, Dody mengaku mulai memahami alasan di balik instruksi tersebut setelah menemukan berbagai persoalan yang terjadi di internal Kementerian PU.
Baca Juga: Jadi Man of The Match Indonesia vs Oman, Emil Audero Tunjukkan Kelas Kiper Serie A
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap birokrasi serta berupaya memberantas praktik-praktik yang berpotensi menghambat reformasi di lingkungan kementerian.
Editor : Uways Alqadrie