KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Proses penyusunan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026–2030 memasuki tahap penting. Tim formatur dijadwalkan menggelar rapat tertutup pada Minggu (7/6) malam untuk membahas susunan pengurus baru.
Rapat yang dipimpin Ketua KONI Kaltim terpilih, Anderiy Syachrum, berlangsung di Klinik Kopi, Jalan Juanda, Samarinda. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyaring ratusan nama yang masuk dalam usulan kepengurusan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat lebih dari 300 nama yang masuk dalam daftar pembahasan. Namun, jumlah tersebut akan diseleksi kembali karena struktur organisasi periode ini direncanakan lebih ramping.
Baca Juga: PBSI Kubar Seleksi Atlet Bulu Tangkis Jelang Porprov Kaltim di Paser
Sumber yang mengetahui proses tersebut menyebutkan, kepengurusan baru diproyeksikan beranggotakan maksimal 80 orang. Dengan demikian, sebagian besar nama yang masuk dalam usulan awal tidak akan masuk dalam struktur final.
“Jumlah nama yang dibahas cukup banyak. Namun, ada keinginan agar organisasi lebih efektif sehingga komposisinya dibuat lebih ramping,” ujar sumber tersebut.
Dalam menyusun kepengurusan, Anderiy didampingi enam anggota formatur yang mewakili unsur KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga. Mereka adalah Gazali (KONI Balikpapan), Nur Said (KONI Samarinda), Agus Suwandy (bridge), Yovan (karate), Andri Dauri (sepak bola), dan Hendra (angkat besi).
Meski keputusan dibahas bersama dalam forum formatur, sumber tersebut menyebutkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Tim Formatur.
“Semua masukan akan dibahas, tetapi keputusan final menjadi kewenangan ketua tim formatur,” katanya.
Baca Juga: Bawang Merah "Menggigit" di PPU, Naik 8,69 Persen di Awal Juni
Selain menyusun komposisi pengurus, sejumlah posisi strategis juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Salah satunya jabatan Wakil Ketua I yang membidangi Pembinaan Prestasi (Binpres).
Posisi tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan program pembinaan atlet dan pencapaian prestasi olahraga Kaltim. Sejumlah nama disebut masuk dalam bursa kandidat, meski hingga kini belum ada keputusan resmi.
Rapat formatur diperkirakan berlangsung hingga larut malam sebelum menghasilkan susunan awal kepengurusan KONI Kaltim periode 2026–2030. (*)
Editor : Ery Supriyadi