Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Women’s Soccer Trilogy 2026 Hadir di Kudus, Jalur Pembinaan Calon Bintang Timnas Putri

Agus Prayitno • Senin, 22 Juni 2026 | 09:59 WIB
PELUNCURAN: Asap warna-warni mewarnai peluncuran Women’s Soccer Trilogy 2026 di Kudus, rangkaian pembinaan sepak bola putri menuju level nasional dan internasional. (Foto: Istimewa)
PELUNCURAN: Asap warna-warni mewarnai peluncuran Women’s Soccer Trilogy 2026 di Kudus, rangkaian pembinaan sepak bola putri menuju level nasional dan internasional. (Foto: Istimewa)
KALTIMPOST.ID, KUDUS – Bakti Olahraga Djarum Foundation memperkuat ekosistem sepak bola putri Indonesia melalui Women’s Soccer Trilogy 2026 yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Juni hingga Agustus mendatang.
Rangkaian ini terdiri atas MilkLife Soccer Challenge All-Stars U-12 (23-28 Juni), HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15 dan U-18 (5-12 Juli), serta Srikandi Merdeka Cup U-16 (14-23 Agustus). Ketiga ajang tersebut menjadi jalur pembinaan berkelanjutan untuk memperluas talent pool sekaligus melahirkan calon pemain tim nasional putri Indonesia.
Program Director MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan pengembangan sepak bola putri membutuhkan sistem pembinaan berjenjang dan kompetisi berkelanjutan sejak usia dini hingga level elite.
“Women’s Soccer Trilogy bertujuan membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri yang terintegrasi. Kami ingin setiap pemain memiliki jalur pengembangan yang utuh, dari usia dini hingga level profesional sehingga memiliki fondasi kuat untuk meniti karier sebagai pesepak bola,” ujarnya.
MilkLife Soccer Challenge menjadi tahap awal pembinaan bagi siswi KU 8, KU 10, dan KU 12 di 12 kota. Selain menjadi ajang kompetisi, program ini juga berfungsi sebagai pencarian bakat untuk mendapatkan pembinaan lanjutan melalui MilkLife Soccer Extra Training.
Baca Juga: Cetak Gol, Lamine Yamal Ikuti Jejak Pele, Ukir Rekor Langka di Piala Dunia 2026
Pemain terbaik kemudian tampil di MilkLife Soccer Challenge All-Stars dan dipantau tim pencari bakat yang dipimpin Timo Scheunemann dan Jacksen F. Tiago untuk mengisi skuad Indonesia pada SingaCup 2026.
Setelah itu, pemain yang ingin menekuni sepak bola dapat bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) dan berkompetisi di HYDROPLUS Soccer League yang digelar di Jakarta, Bandung, Kudus, dan Surabaya. Juara serta runner-up tiap regional berhak tampil pada putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars.
Dari ajang tersebut, pemain potensial akan diseleksi untuk memperkuat dua tim Indonesia pada Srikandi Merdeka Cup yang juga diikuti Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Arab Saudi, dan Yordania.
“Pembinaan berkesinambungan ini mencakup kelompok usia 8 hingga 18 tahun. Muaranya adalah terbentuknya talent pool yang kuat untuk timnas, termasuk skuad U-16 yang akan tampil pada Kualifikasi AFC U-17 Women’s Asian Cup,” kata Teddy.
Baca Juga: Audisi Umum PB Djarum 2026 Digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus, Buru Bibit Unggul Bulu Tangkis Nasional
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, mengapresiasi langkah Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam mengembangkan sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, kehadiran kompetisi nasional dan internasional tidak hanya melahirkan talenta baru, tetapi juga memperkuat posisi Kudus sebagai destinasi sport tourism.
“Selain dikenal sebagai kota yang melahirkan atlet bulu tangkis berprestasi, kami berharap Kudus semakin dikenal sebagai pusat pengembangan sepak bola putri Indonesia,” tegasnya.
Bellinda menambahkan, penyelenggaraan Women’s Soccer Trilogy 2026 juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM. (*)
 
Editor : Agus Prayitno
#Bakti Olahraga Djarum Foundation #Women’s Soccer Trilogy 2026 #HYDROPLUS Soccer League