KALTIMPOST.ID, PONTIANAK – Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat. Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Pengangkatan Alberd Teddy sebelumnya telah ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Dengan pelantikan tersebut, ia resmi memimpin Polda Kalbar menggantikan pejabat sebelumnya.
Perwira tinggi Polri kelahiran Medan, 14 November 1971, itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, operasional kepolisian, hingga pengawasan keuangan negara. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam mengemban tugas sebagai Kapolda Kalbar.
Alberd Teddy merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Saat menempuh pendidikan, ia tercatat sebagai lulusan terbaik angkatannya dan berhak menerima penghargaan Adhi Makayasa, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada taruna dengan prestasi terbaik dalam aspek akademik, kepemimpinan, kepribadian, dan jasmani.
Setelah lulus dari Akpol, Alberd Teddy memulai karier di bidang reserse. Namanya kemudian dikenal luas karena dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan reserse kriminal.
Pada 2011, ia dipercaya menjabat Kapolres Pematangsiantar. Jabatan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya di institusi Polri.
Karier Alberd Teddy terus berkembang dengan menempati sejumlah jabatan penting di lingkungan Polri.
Setelah berkiprah di bidang reserse, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya sebelum mendapat promosi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Tengah.
Pengalaman menangani berbagai kasus kriminal membuat namanya dikenal sebagai salah satu perwira yang memiliki kompetensi kuat di bidang penyelidikan dan penyidikan.
Pada 2019, Alberd mendapat amanah sebagai Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Metro Jaya. Dalam jabatan tersebut, ia bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan operasi kepolisian sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah ibu kota.
Baca Juga: AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK, GHARIS Soroti Lonjakan Harta hingga 700 Persen
Setahun berselang, kariernya kembali meningkat setelah dipercaya menjabat Kepala Biro Pengkajian dan Strategi (Karojianstra) Staf Operasi (Sops) Polri. Posisi ini berfokus pada penyusunan kebijakan dan strategi operasi kepolisian di tingkat nasional.
Memasuki 2022, Alberd Teddy memperoleh penugasan di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Penempatan tersebut memperluas pengalamannya, tidak hanya di bidang penegakan hukum, tetapi juga dalam pengawasan transaksi keuangan serta upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang.
Editor : Uways Alqadrie