Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Iqbal Berpeluang Kembali ke Pelatnas SEA Games, Harap Pembinaan IPSI Kaltim Berlanjut

Nasya Rahaya • Rabu, 8 Juli 2026 | 19:39 WIB
Pesilat andalan Kaltim, Iqbal Candra Pratama.
Pesilat andalan Kaltim, Iqbal Candra Pratama.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Peluang pesilat andalan Kalimantan Timur, Iqbal Candra Pratama, untuk kembali memperkuat tim nasional Indonesia semakin terbuka. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu masuk dalam proyeksi pemanggilan tahap berikutnya untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan menuju Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2026 dan SEA Games Malaysia 2027.

Saat ini, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) baru memanggil satu atlet Kaltim, yakni Fitri Mawarni, untuk mengikuti pelatnas tahap pertama yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur.

Pemanggilan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi 10th Asian Pencak Silat Championship 2026 sekaligus tahapan awal pembentukan tim nasional menuju SEA Games 2027.

Baca Juga: Ubah Bentang Bukit Jadi Sekolah Rakyat Palaran, Plt Kepala DLH Suwarso Warning Potensi Banjir!

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi IPSI Kaltim, Ganda Surya Atmaja, mengatakan pemanggilan atlet dilakukan secara bertahap. Setelah Fitri, dua pesilat Kaltim lainnya, yakni Iqbal Candra Pratama dan Dinda, diproyeksikan menyusul bergabung ke pelatnas.

“Baru satu atlet yang dipanggil, yaitu Fitri. Iqbal dan Dinda kemungkinan bulan depan menyusul. Tinggal menunggu surat panggilan berikutnya,” ujarnya.

Menurut Ganda, Fitri mendapat kesempatan lebih dahulu karena prestasinya sebagai peraih medali emas PON Bela Diri serta faktor usia yang masih muda sehingga memiliki prospek pembinaan jangka panjang.

Sementara itu, Iqbal menjelaskan pelatnas saat ini belum membentuk skuad inti SEA Games. Tahap pertama masih difokuskan untuk menghadapi Kejuaraan Asia, sedangkan atlet lainnya tetap harus melalui proses seleksi nasional.

“Setelah Fitri pulang dari Kejuaraan Asia, kemungkinan saya yang dipanggil untuk persiapan Kejuaraan Dunia. Namun, itu juga belum tim inti karena sekitar pertengahan atau akhir Agustus masih ada seleksi nasional lagi,” katanya.

Iqbal memperkirakan tiga hingga empat atlet asal Kaltim akan mengikuti seleksi tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan prestasi pada PON, PON Bela Diri, POPNAS, hingga rekam jejak sebagai atlet pelatnas.

Baca Juga: Beasiswa TELADAN 2027 Dibuka, Mahasiswa Baru Unmul Berpeluang Kuliah Gratis dan Dapat Tunjangan Hidup

Meski berpeluang kembali masuk pelatnas, Iqbal mengaku tetap fokus menjalani program latihan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim sembari menunggu kepastian jadwal seleksi nasional.

“Persiapan saya mengalir saja. Awalnya fokus ke Porprov, ternyata ada informasi pelatnas. Karena jadwalnya kemungkinan berbarengan dengan Kejuaraan Dunia, saya tetap mempersiapkan diri. Soal lolos seleksi nasional atau tidak, nanti dijalani saja,” ujarnya.

Di tengah persiapan menuju agenda internasional tersebut, IPSI Kaltim juga akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 25 Juli mendatang untuk memilih ketua umum periode berikutnya.

Iqbal berharap kepemimpinan IPSI Kaltim ke depan tetap mampu menjaga keberlanjutan pembinaan atlet yang selama ini dinilainya berjalan baik. Menurut dia, perhatian terhadap atlet menjadi faktor penting dalam menjaga prestasi pencak silat Kaltim.

“Selama saya di pencak silat Kaltim, baru beliau yang benar-benar memberikan ruang untuk atlet. Kami merasa diperhatikan dan pembinaan juga berjalan baik,” katanya.

Iqbal menilai kepemimpinan Ketua IPSI Kaltim Andi Harun memberikan dampak positif terhadap perkembangan atlet dan prestasi daerah dalam beberapa tahun terakhir.

“Bukan bermaksud membandingkan dengan ketua sebelumnya, tetapi menurut saya beliau yang paling perhatian terhadap pencak silat. Yang sudah pasti dan sudah terbukti ya beliau. Karena itu, saya berharap pembinaan seperti sekarang bisa terus berlanjut,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ganda. Menurutnya, harapan agar Andi Harun kembali memimpin IPSI Kaltim juga datang dari sejumlah pelatih, atlet, dan pengurus. Ia menilai kesinambungan kepemimpinan penting untuk menjaga program pembinaan yang mulai menunjukkan hasil, termasuk terbukanya kembali peluang pesilat Kaltim memperkuat tim nasional menuju SEA Games 2027. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#IPSI Kaltim #Pelatnas SEA Games 2027 #iqbal candra pratama #pencak silat Kaltim #andi harun