Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Meski Anggaran Terbatas, Hoki Kaltim Tetap Gas Menuju BK PON

Nasya Rahaya • Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FHI Kaltim Sri Norma Yunita memastikan program pembinaan atlet tetap berjalan. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FHI Kaltim Sri Norma Yunita memastikan program pembinaan atlet tetap berjalan. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Federasi Hoki Indonesia (FHI) Kalimantan Timur memastikan program pembinaan atlet tetap berjalan meski masih menghadapi keterbatasan anggaran. Dalam waktu dekat, tim hoki Kaltim dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Indoor di Banten sebagai bagian dari persiapan menuju Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FHI Kaltim Sri Norma Yunita mengatakan, sejumlah agenda pembinaan telah dijalankan sepanjang tahun ini. Selain mengikuti pelatihan wasit nasional, pengurus juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, termasuk Musyawarah Nasional (Munas) FHI.

“Dalam waktu dekat, insyaallah bulan depan kami akan berangkat mengikuti Kejurnas Hoki Indoor di Banten. Itu menjadi salah satu program penting yang kami jalankan tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Terbaru, 17 Juli 2026, dan Link Download Materi PDF: Tidak Ada yang Luput di Hari Hisab

Di tengah persiapan tersebut, FHI Kaltim juga masih memiliki atlet dan pelatih yang mendapat kepercayaan memperkuat tim nasional. Saat ini, sekitar tujuh atlet beserta pelatih asal Kaltim tengah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta.

Mereka dipersiapkan menghadapi agenda internasional dan dijadwalkan mengikuti program try out ke luar negeri dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah atlet kita masih ada di Pelatnas. Saat ini mereka berlatih di Jakarta dan tidak lama lagi akan menjalani try out ke luar negeri,” kata Eno, sapaan akrab Sri Norma Yunita.

Menurut dia, keberadaan atlet Kaltim di pelatnas menjadi suntikan motivasi bagi pembinaan di daerah. Karena itu, program latihan tetap berjalan sesuai rencana tanpa harus menunggu pencairan anggaran.

“Kami tidak akan lepas dari program. Kami tidak menunggu kapan anggaran dari KONI turun, tetapi tetap menjalankan program-program pembinaan yang sudah disusun,” tegasnya.

Eno menilai konsistensi pembinaan menjadi kunci penting mengingat BK PON semakin dekat. Oleh sebab itu, aktivitas latihan tidak boleh terhenti meski masih terdapat kendala pendanaan.

Baca Juga: Sinergitas BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Kalimantan dan UNIBA Bahas Penguatan Perlindungan Ekosistem Kampus  

“BK PON sudah semakin dekat. Kami tidak akan kendor meski ada kendala anggaran. Kami tetap jalan sambil menunggu arahan dari ketua umum,” ujarnya.

Selain fokus menghadapi BK PON, FHI Kaltim juga berharap cabang olahraga hoki kembali masuk dalam daftar pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan terkait cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

“Kami berharap hoki tetap dipertandingkan di Porprov. Hoki merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade dan menjadi cabang yang diprioritaskan oleh pengurus pusat,” ungkapnya.

Di sisi lain, keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan bagi pembinaan hoki di Kaltim. Hingga kini, para atlet belum memiliki lapangan hoki indoor yang memadai untuk menunjang latihan.

Meski demikian, semangat para atlet tetap terjaga. Latihan rutin masih dipusatkan di kawasan Stadion Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda. Atlet memanfaatkan lintasan stadion serta lapangan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan fisik dan teknik. (*)

“Memang kami belum menggunakan lapangan hoki khusus karena fokus menghadapi nomor indoor. Sementara kami latihan di lintasan Stadion Sempaja dan memanfaatkan lapangan yang ada. Kondisi itu tidak mengurangi semangat atlet untuk terus berlatih,” pungkasnya.

Editor : Ery Supriyadi
FHI Kaltim Kejurnas Hoki Indoor Pelatnas Hoki BK PON Hoki Kaltim