TANAH GROGOT – Turnamen tenis meja berskala internasional, Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026, resmi digulirkan pada Senin (20/7/2026). Upacara pembukaan ajang bergengsi ini berlangsung meriah di Gedung Olahraga (GOR) Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot.
Kejuaraan dunia yang baru pertama kali digelar di Bumi Daya Taka (Paser) ini diikuti oleh para atlet lokal, nasional dan internasional dari berbagai negara Asia, di antaranya Malaysia, Filipina, Kamboja, Korea Selatan, dan Jepang. Momentum bersejarah ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), Peter Layardi Lay.
Dalam sambutannya, Peter Layardi Lay memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Kabupaten Paser dalam membina olahraga tenis meja. Ia memproyeksikan ajang ini dapat masuk ke dalam agenda resmi PB PTMSI di masa mendatang.
"Untuk para atlet, bermainlah dengan baik dan serius. Khusus untuk Paser yang memiliki basis atlet sangat banyak, jadikan ajang ini untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan kompetensi. Tenis meja tidak hanya berkembang di Paser, tetapi juga untuk kejayaan Merah Putih," kata Peter yang hadir bersama sang istri.
Ketua Panitia Paser ITTC 2026, Arief Rahman menjelaskan bahwa turnamen ini akan berlangsung selama tujuh hari dengan mempertandingkan 9 nomor kelas dan total hadiah ratusan juta rupiah. Berdasarkan data registrasi per 15 Juli, tercatat sebanyak 32 perkumpulan tenis meja, baik dari tingkat nasional maupun internasional, ikut ambil bagian.
Arief menambahkan, kedatangan delegasi luar negeri dilakukan secara bertahap hingga 22 Juli mendatang, di mana seluruh jadwal penerbangan luar negeri telah terkonfirmasi. Kehadiran kontingen internasional seperti Korea Selatan yang tiba tepat di hari pembukaan, dinilai menjadi angin segar bagi sektor sport tourism di daerah.
"Kejuaraan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan tenis meja di daerah kita," kata Arief.
Di tempat yang sama, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan langsung yang diberikan oleh Ketua Umum PB PTMSI. Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen untuk menjadikan ajang berskala nasional dan internasional ini sebagai agenda tahunan.
"Ini adalah dukungan moril bagi kami untuk terus membenahi diri agar lebih baik. Kami berharap ke depan ada lebih banyak agenda nasional dan internasional yang bisa digelar di sini. Jika ada kalender kejuaraan dari agenda pusat, kami sangat siap untuk kembali ditunjuk menjadi tuan rumah," kata Fahmi.
Melalui komitmen jangka panjang ini, Pemkab Paser berharap dapat memberikan sumbangsih nyata bagi dunia tenis meja Indonesia, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. (jib)
Editor : Ismet Rifani