Fitri Mawarni Persembahkan Perunggu untuk Indonesia di Kejuaraan Asia

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 20:12 WIB
Fitri Mawarni, pesilat asal Kota Bontang, meraih medali perunggu pada 10th Asian Pencak Silat Championship 2026 di Vietnam.
Fitri Mawarni, pesilat asal Kota Bontang, meraih medali perunggu pada 10th Asian Pencak Silat Championship 2026 di Vietnam.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Kalimantan Timur di level internasional. Pesilat asal Kota Bontang, Fitri Mawarni, sukses mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia pada 10th Asian Pencak Silat Championship 2026 di Vietnam, 17–23 Juli.

Fitri turun di nomor tanding kelas B putri dan menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur dalam kontingen Indonesia yang diperkuat 26 pesilat terbaik dari berbagai provinsi. Kejuaraan tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet terbaik Asia.

Perjalanan Fitri menuju podium tidak mudah. Pada babak semifinal, pesilat berusia 21 tahun itu harus menghadapi wakil tuan rumah Vietnam yang tampil dengan dukungan penuh publik. Meski gagal melangkah ke final, keberhasilannya menembus empat besar memastikan medali perunggu untuk Indonesia.

Baca Juga: Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Samarinda, Arafat Kaji Putusan Sebelum Tentukan Banding

Atlet binaan Perguruan Tapak Suci yang juga berlatih di Club ISSC itu mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Namun, ia menegaskan belum puas dan bertekad terus meningkatkan kemampuannya.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Tapi saya masih merasa haus untuk terus berkembang. Insyaallah saya akan terus berlatih agar bisa meraih podium tertinggi pada kesempatan berikutnya," ujar Fitri.

Kejuaraan Asia di Vietnam menjadi pengalaman internasional kedua bagi Fitri setelah sebelumnya memperkuat Indonesia pada ASEAN University Games (AUG). Sekembalinya ke Tanah Air, ia langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Ketua Umum KONI Kaltim, Anderiy, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Fitri menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Benua Etam mampu melahirkan pesilat yang kompetitif di level internasional.

"Prestasi Fitri menjadi kebanggaan bagi Kaltim dan Indonesia. Ini menunjukkan atlet-atlet daerah memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat Asia. KONI Kaltim akan terus mendukung pembinaan agar semakin banyak prestasi internasional lahir dari Benua Etam," tegas Anderiy.

Baca Juga: Guru PAUD, Siswa SMA hingga Mahasiswa Ikuti SR Camp  2026  

Ia berharap raihan medali perunggu tersebut menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kalimantan Timur untuk terus berlatih dan mengejar prestasi di panggung internasional. (*)

Editor : Ery Supriyadi
bontang Fitri Mawarni Pencak Silat Asia 2026 KONI kaltim vietnam