KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII/2026 Paser semakin dekat. Namun, keterbatasan anggaran memaksa Panitia Besar (PB) Porprov dan KONI Kaltim mencari berbagai solusi agar pesta olahraga empat tahunan itu tetap berjalan sesuai rencana.
Dari total anggaran sebesar Rp60 miliar yang diajukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hanya menyetujui Rp20 miliar. Kondisi tersebut memunculkan sejumlah opsi efisiensi, termasuk wacana mengurangi jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Beredar kabar, jumlah cabor akan dipangkas dari 64 menjadi 50. Artinya, ada 14 cabor yang berpotensi tidak dipertandingkan pada Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
Baca Juga: Perkuat Layanan Purnajual, Astra Motor Kalimantan Timur 2 Resmikan AHASS Sukses Perkasa Abadi
Wacana tersebut langsung memicu perhatian berbagai pengurus cabor. Pasalnya, di antara daftar cabor yang dikabarkan terancam dicoret terdapat tiga cabang yang selama ini menjadi penyumbang medali emas bagi Kalimantan Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), yakni layar, hoki, dan kriket.
Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai daftar cabor yang akan dipertandingkan.
Ketua Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kaltim, Teddy Abay, mengaku memilih menunggu keputusan resmi dari KONI Kaltim. Menurutnya, selama belum ada surat keputusan (SK) terkait penghapusan, cabang olahraga layar masih dianggap sebagai bagian dari Porprov.
"Saya sudah dengar isu itu (penghapusan cabor), tapi belum ada edaran resminya. Jadi kami menunggu perkembangan selanjutnya. Kita tunggu keputusan KONI Kaltim," ujar Teddy.
Di sisi lain, KONI Kaltim masih terus memperjuangkan agar seluruh 64 cabang olahraga yang telah disepakati sebelumnya tetap dipertandingkan pada Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
Baca Juga: Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Keputusan final mengenai jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dijadwalkan diumumkan oleh KONI Kaltim bersama PB Porprov pada awal Agustus mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi