Hilux Hidrogen Toyota Segera Diproduksi, Bisa Tempuh 399 Km Sekali Isi

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 07:07 WIB
Foto istimewa
Foto istimewa

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Toyota memperluas pilihan teknologi pada pikap Hilux. Setelah menghadirkan berbagai pilihan mesin, pabrikan Jepang tersebut menyiapkan Hilux dengan teknologi sel bahan bakar hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Toyota menargetkan Hilux FCEV mulai diproduksi pada 2028. Kendaraan ini diperkenalkan dalam ajang IAA Transportation 2026 di Hannover, Jerman.

Salah satu daya tarik utama Hilux berbahan bakar hidrogen tersebut adalah jarak tempuhnya. Toyota menargetkan kendaraan mampu melaju hingga 399 kilometer dalam sekali pengisian berdasarkan standar pengujian WLTP.

Baca Juga: BMW M3 EV Dikejar Xiaomi SU7 Ultra 1.547 PS di Nürburgring, Adu Sedan Listrik Berperforma Tinggi

Pengisian hidrogen juga dirancang berlangsung relatif singkat. Toyota memperkirakan proses pengisian di stasiun yang sesuai membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 menit.

Dari sisi kemampuan angkut, Hilux FCEV ditargetkan mampu menarik beban hingga 2.500 kilogram. Kemampuan tersebut membuat kendaraan tetap mempertahankan karakter Hilux sebagai pikap yang dapat digunakan untuk kebutuhan komersial.

Pada tahap awal, Toyota berencana menawarkan Hilux hidrogen kepada konsumen komersial di Eropa. Targetnya mencakup perusahaan dan penyedia layanan penyewaan kendaraan.

Menggunakan Teknologi Sel Bahan Bakar

Teknologi penggerak Hilux FCEV mengambil banyak pengembangan dari Toyota Mirai. Namun, sistemnya berbeda dari kendaraan yang menggunakan mesin pembakaran hidrogen.

Pada sistem sel bahan bakar, hidrogen bereaksi secara elektrokimia dengan oksigen untuk menghasilkan listrik. Energi tersebut kemudian digunakan untuk menggerakkan motor listrik.

Proses tersebut menghasilkan air sebagai emisi dari kendaraan.

Toyota menggunakan basis Hilux generasi kesembilan untuk mengembangkan model FCEV tersebut. Kehadirannya juga tidak dimaksudkan untuk menghapus pilihan mesin yang sudah tersedia.

Baca Juga: TNI AD Siapkan 5 Kodam Baru, Papua Tengah hingga Kepri Masuk Daftar, Total Jadi 23 Kodam

Hilux bermesin diesel, bensin, maupun versi listrik berbasis baterai atau BEV tetap memiliki posisi tersendiri dalam jajaran produk Toyota.

Dengan demikian, teknologi hidrogen akan menjadi salah satu pilihan sistem penggerak tambahan bagi Hilux.

Toyota sendiri melihat teknologi FCEV sebagai salah satu solusi untuk kendaraan yang membutuhkan jarak tempuh dan waktu pengisian energi yang cepat.

Editor : Uways Alqadrie
Toyota Hilux hidrogen Toyota Indonesia daftar harga mobil Toyota mobil terbaru Toyota toyota hilux