Apa upaya Pemkab Paser menyelesaikan permasalahan ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser Adi Maulana mengatakan untuk Kecamatan Tanjung Aru sudah masuk dalam rencana bisnis Perumda Tirta Kandilo tahun 2027, sehingga sudah ada unit pelayanan air bersih di sana nantinya.
Adi menyebut desa yang belum menikmati air bersih Perumda, penyebabnya karena kondisi akses infrastruktur jalan, selain itu jarak antar desa juga cukup lumayan jauh.
"Memang perlu adanya pengembangan inovasi. Jadi setiap desa terdapat unit pengelolaan air bersih, dan itu telah masuk dalam renbis Perumda Tirta Kandilo Paser," kata Adi Minggu (11/8) .
Adi menyebut, visi Perumda Tirta Kandilo menjadi perusahaan air minum modern dan terkemuka dengan layanan prima.
Rencana bisnis yang disusun untuk lima tahun ke depan harus dilaksanakan. Dalam renbis katanya bakal direncanakan setiap tahunnya melalui kegiatan tahunan Perumda.
"Paling penting tingkat kebocoran bisa kami minimalkan," kata Adi.
Pemkab Paser kata Adi tengah mencari investor untuk investasi dalam pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM). Cakupan air bersih yang disalurkan Perumda Tirta Kandilo saat ini terlayani 182.521 jiwa atau sebanyak 30.256 sambungan langganan.
Editor : Uways Alqadrie