KALTIMPOST.ID, Tujuh partai politik (parpol) non-kursi di Kabupaten Paser mengadakan pertemuan penting untuk membahas strategi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Paser 2024.
Pertemuan tersebut merupakan respons atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 60/PUU-XXII/2024 yang menetapkan ambang batas pencalonan kepala daerah.
Ketujuh parpol yang terlibat dalam pertemuan ini adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, Partai Ummat, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Mereka bersama-sama membahas potensi pencalonan pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Paser 2024.
Badan Kehormatan PPP, Abdul Latif Thaha, menyampaikan bahwa meskipun tujuh parpol ini telah berkumpul, jumlah dukungan mereka masih belum mencukupi persyaratan ambang batas pencalonan, yang membutuhkan sekitar 17 ribu suara.
"Kita masih menunggu konfirmasi dari PAN," ujar Latif, merujuk pada kemungkinan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memenuhi syarat pencalonan.
Pertemuan ini berlangsung pada Kamis malam (22/8), dengan Latif menyebut bahwa partai yang hampir pasti akan bergabung dalam koalisi ini adalah Partai Buruh.
Meskipun belum ada kepastian apakah koalisi ini akan dapat mengusung paslon baru, pertemuan tersebut lebih difokuskan pada penyatuan persepsi terkait dengan putusan MK.
Latif juga tidak menutup kemungkinan bahwa koalisi ini bisa berubah. Mereka bisa memilih untuk mengusung paslon baru atau bergabung dengan koalisi yang sudah lebih kuat, terutama yang memiliki kursi di DPRD Paser.
"Masih bisa berubah semua kemungkinan, yang jelas silaturahmi dulu kemarin dan sambil melihat peluang yang ada," tambah Latif.
Pertemuan ini menunjukkan bahwa meskipun belum ada keputusan final, parpol-parpol non-kursi di Paser sedang aktif mencari strategi terbaik untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2025.
Koalisi ini akan terus memantau perkembangan politik dan menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan peluang yang ada. (*)
Editor : Dwi Puspitarini