Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tiga Kali Sudah Rumah Wartawan di Paser Dibobol Maling

Muhammad Najib • Kamis, 3 Oktober 2024 | 13:37 WIB
 
DISATRONI: Rumah yang ditinggali wartawan di Perumahan Korpri Desa Tapis ini tiga kali dibobol maling. (Foto: Najib/KP)
DISATRONI: Rumah yang ditinggali wartawan di Perumahan Korpri Desa Tapis ini tiga kali dibobol maling. (Foto: Najib/KP)
 
 
 
KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Rumah yang ditinggali wartawan TBS (29) dan ASA (30) di RT 04 Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser dibobol maling.
 
Tidak hanya sekali, ternyata maling sudah tiga kali masuk. Terakhir Selasa 1 Oktober 2024, bahkan rumah dibobol pada perkiraan pagi sampai siang hari. 
 
TB yang saat itu sejak pagi hari pergi liputan ke Polres Paser dan pulang sore hari, saat kembali ke rumah kondisinya sudah terbongkar di beberapa titik.
 
Kondisi kamar berantakan, saat diperiksa seisi rumah ternyata di dapur sudah tidak ada tabung gas 3 kilo gram sudah raib. 
 
"Pintu samping sudah terbuka dan jendela dalam kondisi rusak," kata TBS, Kamis (3/10/2024). 
 
Barang lain yang hilang yaitu celengan koin, tas, hard disk dan beberapa jam bermerk. Dia mengungkapkan sepatu olahraga pun hampir hilang, karena posisinya sudah berpindah.
 
TBS menduga pelaku ingin mencuri beberapa koleksi sepatu lantaran barang tersebut berada di dapur dari yang seharusnya berada di rak. 
 
Baca Juga: Dua Pleton Satpol PP Paser Tingkatkan Kompetensi Siapkan Pengamanan Pilkada
 
Syukurnya laptop tidak ikut hilang, karena posisinya tertutup jaket dan tidak terlihat. 
 
TBS mengatakan dia telah melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa (Kades) Tapis dan Ketua RT setempat. Dia disarankan untuk melapor ke pihak berwajib.
 
"Meskipun kejadian ini tidak menimbulkan kerugian materil yang cukup banyak, rasa aman tinggal di sini harus tercipta," katanya. 
 
Baca Juga: Rumah Makan Papada'an, Tempat Makan Siang Legendaris Pecinta Kuliner Banjarmasin di Paser
Dari informasi yang dihimpun korban, kemalingan ini juga dialami tetangga lainnya. TBS menduga pelaku mengetahui jadwal saat dia ke luar rumah. 
 
Kepala Desa Tapis Dody Ismanu mengatakan pengamanan Siskamling hanya pada malam hari, tidak ada siang hari. Dody menduga pelaku warga sekitar. 
 
"Ke depan desa akan meningkatkan pengamanan dengan mengadakan pengadaan CCTV," kata Dody. (*) 
Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#paser #Desa Tapis #wartawan #maling