Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Masalah Pelayanan Air Bersih Terus Berulang, Anggota DPRD Paser Zulfikar: Mundur Saja Direktur Perumdam

Muhammad Najib • Senin, 20 Januari 2025 | 15:19 WIB
KRITIK PELAYANAN: Anggota DPRD Paser Zulkfikar Yusliskatin (baju putih) saat rapat gabungan bersama komisi DPRD dengan Perumdam Tirta Kandilo Paser, Senin (20/1/2025).
KRITIK PELAYANAN: Anggota DPRD Paser Zulkfikar Yusliskatin (baju putih) saat rapat gabungan bersama komisi DPRD dengan Perumdam Tirta Kandilo Paser, Senin (20/1/2025).

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Paser membuat beberapa anggota DPRD Paser murka.

Dalam rapat dengar pendapat di kantor DPRD Paser terkait pelayanan air bersih, anggota komisi I DPRD Paser Zulfikar Yusliskatin menegaskan jika tidak sanggup menjalankan tugas, Direktur Perumdam harusnya mundur.

"Kalau bapak (Direktur) tidak sanggup menjalankan tugas pelayanan, mundur saja pak. Ini serius saya pak," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Senin (20/1/2025).

Menurutnya selama menjabat sejak 2021,
tidak ada perubahan modern dan peningkatan pelayanan. Zulfikar menyebut banyak persoalan lama yang terulang kembali untuk pelayanan Perumdam Tirta Kandilo.

Pelayanan air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. DPRD tidak akan berkompromi untuk urusan ini. Dia membeberkan ada 75 orang tanda tangan bicara mengeluhkan layanan air bersih.

"Saya terima langsung laporannya, mereka ingin demo ke PDAM (Perumdam) dan DPRD terkait seringnya macet distribusi air," katanya.

Setiap tahun persoalan air selalu sama. Jika tidak macet, airnya keruh. Masyarakat selama ini harus mengadu ke mana. Tidak ada call center atau layanan aduan. Sehingga masyarakat masih ke media sosial menyampaikannya.

"Yang rusak citranya dikira pemerintah daerah dan DPRD. Jika ini terus dibiarkan sepele, ini akan jadi boomerang buat pemerintah daerah," lanjut Zulfikar.

Untuk pendaftaran sambungan rumah baru, minimal sudah online pendaftarannya agar memudahkan masyarakat. Dengan kompetensi direktur saat ini yang sebelumya pejabat teknis Perumdam. Harusnya kata Zulfikar beberapa tahun sudah selesai permasalahan layanan dasar.

Direktur Perumda Tirta Kandilo Paser Suryanto Agustono mengatakan beberapa bulan terakhir diakui mengalami gangguan yang kurang baik. Seperti banyak pipa bocor karena pembangunan drainase.

"Pemeliharaan perbaikan justru ke kami. Bukan dari kontraktor," kata Agustono.

Untuk Call Center layanan aduan, Agustono mengakui belum memiliki itu. Tapi ada layanan nomor tiap saat bisa dihubungi bila ada gangguan. "Ke depannya akan kami buat call center khusus," katanya.

Agustono mengatakan untuk jaringan penanaman pipa distribusi, kendalanya ada beberapa wilayah yan sebagian masyarakat tidak menginginkan tanahnya dipasangin pipa. Itu lah yang menyulitkan pemasangan jaringan dan berdampak pada sambungan rumah baru. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#perumdam tirta kandilo #air pdam keruh #air keruh kotor dan berwarna