KALTIMPOST.ID, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser menginformasikan, salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di Paser telah melakukan penjaringan pelatihan kepada pemuda sekitar operasional perusahaan.
PNS Fungsional Disnakertrans Paser M Hafidz Sahid menyampaikan PT Petrosea menggelar Fresh Operator Training Program (FOTP) 2025.
Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional atau pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Dari 500 peserta yang diseleksi dari lulusan sekolah di sekitar operasional tambang, ada 10 peserta yang akan mengikuti program sebagai operator.
"Namun dari 10 peserta itu, dua orang mengundurkan diri, jadi hanya 8 peserta yang lanjut ikut pelatihan," kata Hafidz, Rabu (5/2).
Dia menyampaikan pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap program seperti ini.
Disnakertrans juga memiliki program magang mandiri bagi masyarakat, sehingga program magang yang diselenggarakan Petrosea ini merupakan inisiatif yang baik dan selaras dengan program Disnakertrans.
"Keberadaan program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mendukung pengembangan tenaga kerja lokal melalui pelatihan berbasis keterampilan," kata Hafidz.
Para peserta tersebut akan mendapatkan kontrak tahun pemagangan dengan uang saku sesuai UMK sektor pertambangan di Paser dan uang kehadirannya, transportasi dan perlindungan kerja sama pekerja lainnya di PT Petrosea.
"Mereka langsung penempatan kerja setelah satu tahun pelatihan," katanya.
Editor : Hernawati