KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Bulog Kantor Cabang Paser memperkirakan masa panen petani baru dimulai pada Maret dan April.
Perusahaan pelat merah yang mengurusi pangan itu berkomitmen akan menjalankan Asta Cita Presiden terkait ketahanan pangan.
Pemimpin Cabang Bulog Paser Abdul Mukti mengatakan, pihaknya siap menyerap padi masyarakat apabila sesuai ketentuan.
Tapi saat ini diprioritaskan untuk beras di harga Rp 12.000 per kilogram.
"Mengingat kita bukan daerah sentra produksi seperti Jawa dan Sulawesi, jadi fasilitas unit pengolahan gabah masih sangat sederhana di sini," kata Mukti, Senin (10/2/2025).
Ditanya terkait program 2025 ini dari pusat apa saja, Mukti menyebut Bulog menargetkan bisa menyerap 3 juta ton beras masyarakat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, sambil menunggu arahan pusat khususnya dari direktur baru, Bulog sebagai operator kembali melaksanakan apa yang ditugaskan saat ini, yaitu penyerapan beras.
Sementara dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), beras untuk Stabilitasi Pasokan Harga dan Pangan (SPHP) distop sementara, dan bantuan pangan pun ditunda bulan salur nya.
Terakhir kali bantuan pangan di Paser dihadiri langsung Presiden Joko Widodo. Jumlah bantuan pangan Kabupaten Paser pada 2024 yaitu sebanyak 12.744 penerima bantuan pangan dan Kabupaten Penajam Paser Utara 10.618 penerima bantuan pangan. Masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. (*)
Editor : Ery Supriyadi