KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Kekosongan jabatan Kepala Desa Tanah Periuk Kecamatan Tanah Grogot yang sudah dua kali terjadi akibat kasus hukum, membuat pemerintahan desa bakal menggelar Penggantian Antar Waktu (PAW) pemilihan melalui musyawarah desa dalam waktu dekat.
Salah satu nama yang mencuat adalah H Fachreza Arin Saputra (25), mantan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisipol Universitas Mulawarman bertekad membangun daerah orang-tua dan kakeknya yang memang asli Tanah Periuk.
Dia ingin mewujudkan Desa Tanah Periuk yang mandiri, sejahtera, dan berdaya Saing melalui pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berkeadilan.
"Visi ini selaras dengan visi Bupati yang umumnya mengarah pada pembangunan daerah yang mandiri, sejahtera, dan berpihak pada rakyat," kata Fachreza, Minggu (9/6/2025).
Jika mendapatkan amanah terpilih, Fachreza bertekad meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dia juga akan mendorong pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal seperti pertanian, UMKM, dan produk unggulan desa. Termasuk embangun infrastruktur desa yang merata dan berkelanjutan untuk mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat.
Untuk bidang kesenian, dia ingin melestarikan budaya lokal, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, dan menjaga lingkungan hidup. Bersama rakyat, Tanah Periuk Hebat. Itu lah slogan Fachreza. Fachreza adalah cucu pembakal Tanah Periuk yaitu Syamsong.
Terpisah, tokoh masyarakat Desa Tanah Periuk yang juga Ketua Umum Mega Buana Kabupaten Paser H Syahruddin menyampaikan, dia mendukung penuh keponakannya itu maju di pemilihan kepala desa. Beberapa periode sebelumnya jabatan kades juga dipercayakan kepada keluarganya.
"Semoga ananda bisa dipercaya masyarakat memimpin Desa Tanah Periuk," kata mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda itu.
Syahruddin mengaku begitu antusias menyaksikan pemilihan PAW kepala desa kelahirannya itu. Dia akan turun gunung langsung dari kediamannya di Samarinda pulang ke Paser pada hari pemilihan. (adv)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo