KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pada 2025 ini, Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Paser, mencoba program penanaman pohon mangrove di are tambak. Kepala Desa Muara Adang Kurniansyah menyampaikan program ini akan di tanam di area seluas 2 hektare.
"Rencananya mangrove itu ditanam di area budidaya tambak udang, ikan, dan rumput laut," kata Kurniansyah, Selasa (30/9/2025).
Jika ini berjalan lancar, ia menyebut ini akan jadi program mangrove di tambak pertama di Paser dan wilayah Kaltim. Biasanya selama ini mangrove di tanam di bibir pantai.
Kurniansyah menyebut sebelumnya dia telah melihat atau studi tiru ke Sumatra dan Sulawesi Selatan, daerah yang sukses menerapkan tanam mangrove di tambak. Dia optimistis program ini bisa berjalan di wilayahnya.
"Kami tentu berharap pihak perusahaan bisa berkontribusi mendukung program ini," kata Kurniansyah.
Warga Muara Adang mayoritas selama ini mata pencahariannya adalah nelayan. Ada yang nelayan ke laut dan ada yang budidaya. Dua tahun terakhir, ribuan mangrove ditanam perusahaan batu bara PT Cotrans Asia di Muara Adang. Namun lokasinya bukan di tambak. .
"Kami akan mendukung program mangrove di tambak yang diusulkan desa," kata Direktur Utama PT Cotrans Asia, Surya Aribowo. (*)
Editor : Duito Susanto