KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Banjir bandang melanda dua desa di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Sabtu (4/10).
Bencana hidrometeorologi itu menyebabkan total 87 Kepala Keluarga (KK) atau 262 jiwa di Desa Semuntai dan Desa Lombok terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 60 sentimeter hingga 3 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser Ruslan melaporkan, banjir terjadi sekitar pukul 01.00 Wita.
Curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah hulu dan sebagian besar wilayah Long Ikis dari pukul Jumat (3/10) Sabtu (5/10) pagi.
"Ditambah kondisi pasang surut air laut, menyebabkan debit Sungai Samuntai dan Sungai Lombok naik drastis. Kenaikan debit air memicu peluapan besar yang menggenangi pemukiman warga dan fasilitas umum," kata Ruslan.
Meskipun dilaporkan nihil korban jiwa, dampak kerusakan material yang ditimbulkan cukup signifikan.
Ruslan menyebutkan beberapa dampak kejadian yaitu sebagian besar rumah warga terendam banjir, jalan penghubung antar-RT dan desa tidak bisa dilewati, rumah warga dan fasilitas umum dipenuhi sedimen lumpur dan material kayu pasca-banjir.
Selain itu, banyak barang berharga warga tidak terselamatkan, termasuk perahu nelayan yang hilang. Pasar tradisional dan Gudang LPG Bumdes Desa Semuntai turut terendam.
"Sektor usaha seperti pabrik tahu, pertanian, peternakan, dan perikanan mengalami kerugian," lanjut Ruslan.
Fasilitas pendidikan, SD 036 Long Ikis, dan perumahan guru juga terendam, mengakibatkan sejumlah aset sekolah mengalami kerusakan.
Sebagian warga terdampak dilaporkan mengungsi ke rumah kerabat terdekat saat banjir terjadi. Tim gabungan yang melibatkan BPBD Paser, Dinas Sosial/Tagana, perangkat Desa Samuntai dan Lombok, PTPN Samuntai, Babinsa, MPA, RT, dan relawan bergerak ke lokasi.
"Tim Gabungan menuju ke lokasi bencana, melakukan koordinasi, dan pemantauan pasca-banjir," ujar Ruslan.
Evakuasi dan pembersihan rumah warga, sarana pendidikan, dan sarana olahraga dari sisa lumpur dan material lainnya sedang berjalan. Sebagian besar warga juga sudah kembali ke rumah masing-masing.
Penyaluran Bantuan dari Desa Samuntai berupa sandang pangan sebanyak 57 paket kepada warga terdampak.
Tim gabungan kini memprioritaskan kebutuhan mendesak berupa sandang, pangan, dan perbaikan fasilitas umum yang rusak. (*)
Editor : Dwi Restu A