KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Seventeen years of dedication. Itulah semangat yang terasa ketika SMKN 3 Tanah Grogot merayakan hari jadinya ke-17 di gedung baru, Rabu (8/10/2025).
Tidak sekadar perayaan, momentum ini menjadi tonggak perubahan menuju sekolah berbasis digital dan kemitraan industri yang semakin kokoh.
Baca Juga: Waspada!!! Empat Rumah di Paser Rusak Berat Akibat Tertimpa Pohon
Perjalanan panjang sekolah ini tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk persoalan lahan yang pernah menghambat pengembangan fasilitas belajar.
Namun kini, semangat baru tumbuh seiring langkah besar menuju SMK Digital yang adaptif terhadap kebutuhan era Industri 4.0.
Kepala SMKN 3 Tanah Grogot, Pamuji, menyampaikan rasa syukur atas capaian selama 17 tahun perjalanan sekolah.
“Telah banyak yang dilewati selama 17 tahun, terutama masalah lahan yang sempat mengemuka beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Perayaan kali ini menjadi bukti kesiapan sekolah menapaki transformasi digital.
Empat aplikasi internal resmi diluncurkan, yakni Aplikasi Absensi Online, Monitoring Siswa Magang, Pencatat Poin Pelanggaran dan Prestasi, serta Sarana dan Prasarana (Sarpras).
Keempatnya diharapkan mampu mempercepat proses administrasi dan manajemen sekolah.
Tidak berhenti di situ, SMKN 3 Tanah Grogot juga memperkuat jalinan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Dua perusahaan besar, PT United Tractors Tbk. dan PT Pamapersada Nusantara Site Batu Kajang, menyerahkan bantuan alat praktik untuk mendukung program keahlian alat berat.
Serah terima dilakukan oleh Harris Gusmansyah dan Farhan Indirwan kepada Kepala Sekolah.
Waka Humas SMKN 3 Tanah Grogot, Joko Purwono, menegaskan pentingnya dukungan industri terhadap pendidikan vokasi.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi dalam masa depan sumber daya manusia Indonesia. Siswa kami belajar dengan alat berstandar industri agar siap kerja begitu lulus,” ucapnya.
Rangkaian acara berlangsung selama dua hari, 8–9 Oktober, dengan berbagai kegiatan seperti penandatanganan 17 komitmen perubahan, lomba antarkelas, bazar UMKM, donor darah, hingga jalan santai dan pentas seni.
Baca Juga: Doyam Sondong, Wisata Alam Paser yang Menantang Jiwa Petualang
Kehadiran para mitra, alumni, dan pejabat daerah turut menambah semarak perayaan.
Bagi SMKN 3 Tanah Grogot, usia 17 tahun bukan sekadar angka. Ini adalah awal dari babak baru menuju sekolah vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global berkat digitalisasi dan kemitraan industri yang semakin solid. (*)
Editor : Ery Supriyadi