TANAH GROGOT - Gangguan distribusi air bersih dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Paser sepekan terakhir, masih belum selesai untuk beberapa titik pipa yang bocor.
Direktur Perumdam Kandilo Suryanto Agustono menjelaskan gangguan akibat kebocoran pipa ductile berukuran 400 mili meter yang berlokasi di Desa Damit, Kecamatan Paser Belengkong itu tidak hanya satu titik akibat Excavator milik perusahaan perkebunan kelapa sawit.
"Jadi awalnya hanya dua titik, kami estimasi waktunya sesuai pengumuman, ternyata setelah ditelusuri ada tujuh titik yang mengalami kebocoran," kata Agustono, Senin (13/10/2025).
Perumdam Kandilo kata dia meminta maaf kepada masyarakat yang masih terganggu distribusi air bersihnya. Diakuinya masih ada titik kawasan yang belum bisa teraliri air bersih akibat kerusakan pipa induk tersebut.
Baca Juga: Pipa Bocor Bikin Warga Tanah Grogot Krisis Air, Perumdam Tambah Waktu Segini untuk Memperbaiki
Tim Perumdam Kandilo memperkirakan masih ada dua titik yang belum selesai diperbaiki. Ukuran pipa yang besar karena pipa induk, membuat petugas tidak bisa memperbaiki dengan estimasi waktu yang lebih cepat.
"Kita sungguh tidak mau hal ini terjadi. Ini di luar prediksi," kata Agustono. Solusinya sementara, Agustono mengimbau kepada warga yang belum teraliri air bersihnya bisa mengambil jatah air bersih yang disediakan Perumdam Kandilo.
Untuk teknisnya, bisa berkoordinasi ke RT, Lurah, Camat, atau anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sudah siap membantu distribusi air gratis ke rumah warga. "Mereka akan membantu distribusi ke masyarakat yang kesulitan membeli air bersih, jika ada yang ingin beli langsung atau pesan ke intake di Sangkuriman juga bisa," katanya. (*)
Editor : Muhammad Rizki