KALTIMPOST.ID, JAKARTA–Komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) semakin kuat. Hal itu ditandai dengan kunjungan resmi Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Selasa (18/11) lalu.
Kunjungan itu bertujuan memperkuat sinergi dan akselerasi transformasi pengelolaan arsip daerah menuju sistem digital modern. Kedatangan Ikhwan, didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, Yusuf Sumako, disambut hangat jajaran pimpinan ANRI.
Ikhwan Antasari diterima langsung Kepala ANRI Dr Mego Pinandito, didampingi Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional, Dr Andi Abu Bakar, serta Direktur Kearsipan Daerah, Irwanto Eko Saputro. “Suatu kehormatan bagi saya, karena bisa diterima langsung Pak Mego Pinandito beserta jajaran,” ujar Wabup Ikhwan.
Dalam pertemuan strategis itu, Ikhwan menekankan bahwa penguatan pengelolaan arsip digital merupakan implementasi langsung dari amanat Peraturan Presiden Nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Dengan regulasi itu, seluruh instansi pemerintah didorong bertransformasi menuju layanan digital, termasuk dalam tata kelola arsip, baik surat-menyurat maupun dokumen sejarah,” kata Wabup.
Fokus utama pembahasan adalah implementasi aplikasi Srikandi, sebuah inovasi kearsipan nasional yang krusial. Aplikasi Srikandi memungkinkan proses pengelolaan arsip mulai dari penerimaan, pengiriman, pembuatan, hingga penyimpanan arsip dilakukan secara sepenuhnya elektronik.
Sistem itu menjamin kecepatan, efisiensi, dan keamanan dalam tata kelola dokumen pemerintahan. Ikhwan juga menyampaikan apresiasi kepada ANRI atas dukungan penuh dalam pelaksanaan pelatihan Srikandi yang telah diikuti sejumlah perangkat daerah dan desa di Kabupaten Paser. “Terima kasih kepada ANRI yang telah memfasilitasi pelatihan Srikandi. Semoga kerja sama itu terus berlanjut dan semakin memperkuat koordinasi antara ANRI dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser,” katanya.
Mengakhiri kunjungan, Direktur Kearsipan Daerah Irwanto Eko Saputro mengajak Ikhwan meninjau langsung sejumlah ruang penyimpanan arsip nasional. Kesempatan itu memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana ANRI menyimpan dan memelihara dokumen sejarah, budaya, dan arsip penting Indonesia dari masa ke masa, yang menjadi cerminan berharga bagi tata kelola arsip daerah di Paser.
Kunjungan itu menandai langkah maju Kabupaten Paser dalam menciptakan birokrasi yang lebih efisien, transparan, dan modern melalui digitalisasi arsip, sejalan dengan visi pembangunan nasional. (adv)
Editor : Dwi Restu A