TANAH GROGOT - Para warga binaan (WB) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot mendapatkan kompetensi baru yaitu membuat kue. 16 WB perempuan ini berhasil membuat kue bolu yang lezat.
Mereka dilatih langsung oleh profesional di bidang tata boga selama lima hari. Kepala Rutan Tanah Grogot Yusuf Mukharom mengatakan para WB telah mendapatkan kesempatan berharga dari program Pelatihan pembuatan olahan kue selama 40 jam, dari UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Paser.
"Terima kasih Pemkab Paser melalui Balai Latihan Kerja yang telah menyasar progamnya ke warga binaan kami," kata Yusuf saat menutup program ini, Jum'at (21/11/2025).
Menurutnya, program ini sangat dibutuhkan dan tepat sasaran. Apalagi para pesertanya perempuan yang memang hobi di dapur. Ke depan Yusuf menginginkan ada lagi program lanjutan yaitu pelatihan pemasaran melalui digital dan media sosial.
Rutan berkomitmen program ini tidak berhenti di kalangan perempuan. Para WB laki-laki akan mendapatkan program seperti kursus pelatihan barista. Ada juga kursus komputer dan mengemudi.
"Jadi saat selesai menjalani masa pembinaan, tidak ada lagi yang bingung mau kerja apa dan jangan sampai kembali lagi," pesan Yusuf.
Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Paser Decy Mutia Suhartini menyampaikan pelatihan ini untuk pembekalan keterampilan. Harapannya setelah ini ada modal keterampilan didapat walaupun singkat hanya lima hari.
Kepada peserta, dia berpesan bahwa di luar sana dunia kuliner sangat dinamis. Harus rutin belajar. "Kita akan kembangkan lagi pelatihan lain seperti pemasarannya di tahun depan," katanya. (*)
Editor : Sukri Sikki