TANAH GROGOT - Gelaran balap motor bergengsi Paser Cup Race 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser dalam rangka memeriahkan HUT ke-66 Kabupaten Paser, mencatat rekor antusiasme peserta hingga membuat area paddock Sirkuit Permanen Tana Paser tak cukup menampung.
Acara yang menjanjikan hadiah utama berupa satu unit mobil dan beberapa unit motor ini dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Desember 2025, mempertandingkan 22 kelas.
Ketua IMI Paser Hendra Wahyudi menegaskan tingginya minat dari klub dan rider. Keterbatasan fasilitas paddock menjadi indikator utama kesuksesan pendaftaran.
Peserta tidak hanya datang dari regional Kalimantan Timur seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang, tetapi juga menarik tim balap dari provinsi tetangga, termasuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
"Sesi Kualifikasi (QTT) akan dilaksanakan pada Sabtu, disusul babak final pada Minggu," kata Wahyudi, Kamis (4/12/2025).
Meskipun diakui masih jauh dari sempurna, IMI Paser telah memprioritaskan penyempurnaan di sisi keselamatan pembalap berdasarkan evaluasi ajang sebelumnya.
Sekretaris IMI Paser Zulkifli Kaharudin mengatakan, penambahan safety berupa pemasangan matras dan karung pengaman untuk meredam benturan, serta penambahan gravel di sisi luar lintasan.
"Ini agenda utama HUT Kabupaten Paser, penonton dipastikan tidak dipungut biaya masuk," kata Zulkifli.
Ia menyebut komersialisasi penonton akan dipertimbangkan setelah fasilitas sirkuit, seperti tribun, selesai dibangun. Menanggapi keluhan masyarakat terkait tarif parkir pada event sebelumnya, IMI Paser telah berkoordinasi dengan Bapenda dan Dishub untuk menetapkan batasan biaya yang jelas. Rencananya Sepeda Motor Rp 5.000 dan Mobil Rp 10.000
IMI Paser tidak mengelola atau menerima hasil dari parkir, namun berupaya memastikan tidak ada pungutan di luar ketentuan tersebut. (*)
Editor : Sukri Sikki