Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Paser Pelopor Sport Tourism di Kaltim, Pemprov Siap Dukung Menuju Porprov 2026

Muhammad Najib • Senin, 15 Desember 2025 | 09:01 WIB

Kabupaten Paser jadi daerah pertama yang menggagas Sport Tourism di Kaltim.
Kabupaten Paser jadi daerah pertama yang menggagas Sport Tourism di Kaltim.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi Kabupaten Paser yang menjadi daerah pertama menggagas konsep sport tourism di Kaltim. Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam pengembangan olahraga sekaligus pariwisata.

Apresiasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Muhammad Faisal, saat berkunjung ke Paser belum lama ini. Menurutnya, Paser telah melangkah lebih maju dibanding daerah lain.

“Paser sudah selangkah lebih maju. Terima kasih kepada bupati dan wakil bupati. Mudah-mudahan bisa terwujud,” ujar Faisal.

Baca Juga: Kejar-kejaran Satlantas Paser dengan Grand Max Viral, Sopirnya Ternyata Masih di Bawah Umur

Ia menegaskan, Pemprov Kaltim berkomitmen mendukung penuh pengembangan sport tourism, termasuk melalui pembangunan venue olahraga dan dukungan agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem sport tourism di daerah.

Faisal juga mengungkapkan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga telah meluncurkan Indonesia sebagai negara sport tourism. Tantangannya kini ada pada daerah, yakni bagaimana mengelola olahraga secara entrepreneurship dan mengolaborasikannya dengan sektor pariwisata.

“Ke depan, olahraga tidak bisa terus bergantung pada anggaran pemerintah. Apalagi kita tahu, tahun depan anggaran akan berkurang,” katanya.

Baca Juga: Nasib Ribuan Lender Dana Syariah Indonesia: Kas Tinggal Rp3,5 Miliar, Utang Tembus Rp1,27 Triliun

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Romif Erwinadi, menyebut sport tourism telah ditetapkan sebagai sasaran utama pembangunan daerah. Fokus ini diperlukan agar anggaran dan sumber daya tidak terpecah.

“Paser didorong menjadi daerah sport tourism. Jika tidak difokuskan, anggaran akan terpecah dan tidak maksimal,” ujar Romif.

Pemkab Paser juga menggandeng akademisi dari Universitas Mulawarman untuk mengawal pengembangan ekonomi kreatif. Kolaborasi ini sekaligus mengaktifkan kembali Komite Ekonomi Kreatif Paser yang sebelumnya sempat tidak berjalan optimal.

Baca Juga: Kombinasi Makanan Berbahaya, Hindari Mengonsumsi Mangga Bersamaan dengan Tiga Jenis Makanan Ini

Menurut Romif, ekonomi kreatif menjadi penggerak utama sport tourism. Potensi Paser semakin besar karena daerah ini ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov Kaltim 2026, yang menjadi momentum penting untuk mengangkat posisi Paser di tingkat regional.

Roadmap ekonomi kreatif Paser menuju 2026 juga akan disesuaikan dan diperbarui seiring berakhirnya rencana induk ekonomi kreatif nasional tahun ini. Penyesuaian tersebut diarahkan pada inovasi dan penguatan sektor unggulan daerah.

Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pengukuran dampak ekonomi dari sektor ekonomi kreatif. Hal ini dinilai penting, terutama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah pascatambang menuju pertumbuhan yang hijau, berkelanjutan, berdaya saing, dan inklusif.

Baca Juga: Cerita Dwita Salverry Berhasil Jadi Psikolog, Ibu dan Pejuang Pendidikan Sekaligus

Dengan penyegaran roadmap serta penguatan peran Komite Ekonomi Kreatif yang didukung akademisi, Paser optimistis mampu mengintegrasikan olahraga dengan potensi ekonomi kreatif daerah secara berkelanjutan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#sport tourism #pemkab paser #pemprov kaltim #Porprov Kaltim 2026