TANAH GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser bersiap melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai tindak lanjut atas program yang diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto. Aksi serentak ini direncanakan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, menyasar berbagai titik strategis di wilayah Paser.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser Adi Maulana mengungkapkan, bahwa esensi gerakan ini sebenarnya telah berjalan di Paser melalui program pengelolaan sampah zero waste. Hal tersebut juga telah dilaporkan Bupati Paser, Fahmi Fadli, kepada Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam pertemuan sebelumnya.
"Secara kontekstual mungkin tidak persis sama, karena Gerakan Indonesia ASRI ini memerlukan keterlibatan total dari ASN, TNI, dan Polri. Namun esensinya serupa, yakni fokus pada titik-titik seperti TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), pasar, rumah ibadah, sungai, hingga wilayah kumuh," ujar Adi Maulana, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Geger! Pria di Desa Semuntai Tega Cabuli Anak 11 Tahun, Polsek Long Ikis: Korban Dicekik dan Diancam
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser, Ruslya Aswina, didampingi Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Andry Wardana, menegaskan bahwa gerakan ini akan dilaksanakan secara masif sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
"Kami akan segera menerbitkan Surat Edaran sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden. Kemungkinan besar Gerakan Indonesia ASRI akan kita laksanakan pada Rabu, 18 Februari mendatang," jelas Aswina.
Gerakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus memastikan fasilitas publik dalam kondisi prima menyambut aktivitas ibadah di bulan Ramadan. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki