Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Peristiwa Kebakaran di Paser Jadi Masalah Serius, Faktor Jarak yang Sangat Jauh

Muhammad Najib • Rabu, 8 April 2026 | 13:20 WIB
SERIUS: Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Paser, Desa Laburan, RT 06, Kecamatan Pasir Belengkong, beberapa waktu lalu. 
SERIUS: Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Paser, Desa Laburan, RT 06, Kecamatan Pasir Belengkong, beberapa waktu lalu. 

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Sebuah rumah non-permanen di Desa Laburan, RT 06, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, ludes dilahap si jago merah, beberapa hari lalu. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat insiden diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Paser M Lukman Darma menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 Wita. Api pertama kali diketahui pemilik rumah, Jaimin, yang melihat kobaran api muncul dari bagian belakang bangunan.

Baca Juga: Respons Kehadiran CEO Interim, Pelatih Persiba Lihat Keseriusan Manajemen

"Petugas piket menerima laporan melalui WhatsApp pukul 23.05 Wita, setelah laporan diterima, tim regu 2 langsung dikerahkan menuju lokasi," ujar Lukman.

Personel Damkar menempuh perjalanan sejauh 27 kilometer dari Mako Damkar Paser untuk mencapai titik lokasi. Sebelum armada Damkar tiba, unit pemadam dari PT BIM Laburan yang berada lebih dekat dengan lokasi kejadian telah melakukan upaya penanganan awal.

Tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 00.23 Wita dengan mengerahkan tiga unit armada, yakni Branwir 002, Tangki Branwir 014, dan Unit Hilux 009. Upaya pemadaman juga dibantu personel Damkar Sektor Pasir Belengkong serta pengamanan dari Polres Paser.

Baca Juga: Kurang Rp 150 Miliar, TAPD Bakal Bahas Program Tercoret Besok

"Jarak tempuh yang cukup jauh, yakni 27 km dari Mako dan 18 km dari Sektor Pasir Belengkong, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Namun, api berhasil dikendalikan menggunakan metode preventif dan antisipatif dengan sumber air dari PDAM," lanjut Lukman.

Akibat kebakaran ini, bangunan rumah seluas 450 meter persegi tersebut habis. Selain bangunan, dua sepeda motor korban juga tidak sempat diselamatkan dan turut terbakar.

Berdasarkan data di lapangan, terdapat satu kepala keluarga dengan total tiga jiwa yang terdampak. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 96 juta.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada masalah instalasi kelistrikan.

"Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah dinyatakan aman dan kondusif," tutup Lukman. (*)

Editor : Dwi Restu A
#paser #kebakaraan #Jarak