Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dukung IKN, Paser Tanam Serempak 10.000 Hektare Demi Swasembada Pangan

Muhammad Najib • Jumat, 10 April 2026 | 13:44 WIB
TANAM SEREMPAK: Paser jadi salah satu daerah swasembada pangan yang diplot oleh Pemprov Kaltim.
TANAM SEREMPAK: Paser jadi salah satu daerah swasembada pangan yang diplot oleh Pemprov Kaltim.

KALTIMPOST.ID, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Paser melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Sebakung, Kecamatan Long Kali, Kamis (09/04/26).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman 10.000 hektare yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Kepala Dinas TPH Provinsi Kalimantan Timur Fahmi Himawan, menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mencapai kemandirian pangan.

Di Kalimantan Timur sendiri, program cetak sawah dilaksanakan di empat kabupaten dengan total luasan yang bervariasi.

Baca Juga: Pay Later Kian Diminati, Nilainya Tembus Rp 27,8 Triliun

"Kabupaten Paser mencatat cetak sawah seluas 201 hektare, Berau 425 hektare, Kutai Timur 300 hektare, dan Mahakam Ulu hampir 60 hektare," kata Fahmi.

Fahmi memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Paser yang sejauh ini menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang telah mencapai status surplus pangan. Meski demikian, program cetak sawah tetap dilanjutkan, termasuk rencana perluasan di tahun 2026 yang saat ini tengah memasuki tahap penyusunan dokumen Survey Investigation Design (SID).

"Program ini adalah solusi substitusi bagi lahan baku sawah kita yang sudah tidak produktif. Harapannya, Kaltim bisa segera swasembada dan mampu mendukung kebutuhan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN)," tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas TPH Kabupaten Paser Erwan Wahyudi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produktivitas melalui slogan Paser Tuntas (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera). Ia menargetkan optimalisasi lahan kosong dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP).

Baca Juga: Hadapi El Nino dan Karhutla, BPBD Paser Siagakan Tim Reaksi Cepat di Tiap Kecamatan

"Kita jangan berpatokan pada hasil surplus kemarin, tapi harus lebih maksimal lagi. Intinya, bagaimana petani di Kabupaten Paser bisa lebih sejahtera melalui sinergi program pusat dan daerah," kata Erwan.

Antusiasme juga datang dari para petani setempat. Jemael, selaku Penasihat Kelompok Tani Umo Taka, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas terlaksananya kegiatan ini.

"Ini adalah berkah besar bagi kami. Penanaman ini sudah kami tunggu-tunggu selama kurang lebih 20 tahun. Semoga ke depannya kelompok tani kami dapat berjalan dengan sebaik-baiknya," pungkas Jemael.

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Kaltim, Kodim 0904/Psr, Kapolsek dan Danramil Long Kali, PPL, serta jajaran Brigade Pangan Umo Taka Desa Sebakung. (*)

Editor : Duito Susanto
#pemprov kaltim #ibu kota nusantara #Kabupaten Paser #cetak sawah #ketahanan pangan