TANAH GROGOT – Klub motor Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia East Borneo Chapter menggelar agenda mandatory run di Museum Sadurengas, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi slogan "Bakti Untuk Negeri" yang diusung oleh komunitas tersebut.
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memperkenalkan peninggalan Kerajaan Adat Paser kepada masyarakat luas sekaligus membantu perawatan benda-benda bersejarah yang tersimpan di dalam museum. Presiden Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia East Borneo Chapter, Nara Adiwinata, menjelaskan bahwa agenda bertajuk Brotherhood for Culture ini merupakan program tahunan. Selain budaya, mereka juga memiliki program di bidang sosial, pelestarian alam, dan kesejahteraan anak.
"Dalam setiap kegiatan, kita melakukan touring minimal 100 hingga 200 km. Namun pada mandatory run kali ini, kami fokus pada kebudayaan. Kami berkoordinasi dengan kepala museum untuk bersilaturahmi dan membantu apa yang diperlukan di sini," kata Nara, Minggu (19/4/2026).
Baca Juga: Jalan Padang Pengrapat-Muara Pasir Dianggarkan Rp 15 Miliar
Pemilihan Kabupaten Paser sebagai lokasi kegiatan bermula dari rencana para anggota untuk mengunjungi destinasi wisata Gunung Embun. Momen tersebut kemudian dimanfaatkan untuk sekaligus mempromosikan wisata sejarah dan budaya di Museum Sadurengas.
Kehadiran para bikers yang berasal dari berbagai daerah seperti Samarinda, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Bontang ini disambut hangat oleh pihak pengelola. Kepala Museum Sadurengas, Zulkarnain, memberikan apresiasi tinggi dan penghargaan kepada klub motor tersebut atas dedikasi mereka terhadap cagar budaya. "Kami sangat berterima kasih karena rekan-rekan mau datang dan membantu melestarikan serta menjaga cagar budaya di Kabupaten Paser. Kehadiran kalian sangat membantu kami," ungkap Zulkarnain.
Klub motor ini awalnya berdiri di Bandung dan kini telah berkembang ke berbagai daerah melalui sistem chapter, termasuk di Kalimantan Timur. East Borneo Chapter sendiri resmi terbentuk sejak 29 Juli 2012 dan saat ini memiliki anggota yang tersebar di lima check point kabupaten/kota se-Kaltim. Melalui kegiatan ini, Nara berharap seluruh anggota tetap solid dalam menjalankan berbagai program kerja organisasi ke depannya, baik di bidang otomotif maupun pengabdian masyarakat. (riz)
Editor : Muhammad Rizki